• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home MIMIKA

Pekan Cahaya Bulan Kitab Suci Nasional 2025 Diikuti 13 Sekolah dan 4 Paroki

“Jadi orang muda Katolik ini tidak sebatas ke OMK, tetapi semua anak muda yang merasa diri bahwa saya adalah orang muda di gereja Katolik silahkan hadir tidak dibatasi," ujar Merpani.

admin_telukpapua by admin_telukpapua
7 months ago
in MIMIKA, PAPUA
Pekan Cahaya Bulan Kitab Suci Nasional 2025 Diikuti 13 Sekolah dan 4 Paroki

Suasana Lomba Cerdas Cermat Kita Suci Tingkat SMP di Aula Bobaigo, Keuskupan Timika, Senin 22 September 2025. Foto; John/TelukPapua.com

0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua. com –  Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santo Ignatius Timika dibawah naungan Yayasan Pendidikan Puncak Jaya (YPPJ) mebggelar perayaan iman dan kreativitas anak muda Katolik bertajuk “Pekan Cahaya” dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2025. Kegiatan yang  dimulai Senin, 22 hingga Sabtu,  27 September 2025 itu diikuti 13 sekolah tingkat SMP, SMA/SMK dan 4 paroki di Kota Timika.

Pekan Cahaya yang digagas SMAK Santo Ignatius Timika ini mengusung tema “Bersama Allah Sumber Pembaharuan, Anak Muda Papua Berkarya”, bekerja sama dengan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan Komisi Kitab Suci Keuskupan Timika.

Kegiatan dibuka dengan Perayaan Ekaristi pada Senin, 22 September 2025 pagi. Rangkaian lomba dan kegiatan yang dilaksanakan selama sepekan ini meliputi Lomba Mazmur, Lomba CCIK, Lomba Bertutur Kitab Suci, Lomba Lektor/Lektris, Lomba Drama Musical, Lomba Paduan Suara, Kegiatan Career Day, Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, senam sehat, Talk Show dan Kebangunan Rohani Katolik (KRK).

Peserta lomba  dalam kegiatan ini berasal dari generasi muda Katolik yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di SMP, SMA dan SMK serta Paroki  yang ada di wilayah Kota Timika. Diantaranya,  SMA Taruna Timika, SMA Negeri 2 Agribisnis dan Teknologi, SMA YPPK Tiga Raja, SMK Negeri 1 Teknologi  dan Rekayasa Mimika, SMA Negeri 7 Mimika, SMKS St. Yohanis Don Bosco Teknologi dan Rekayasa Mimika, SMA Negeri 6 Mimika dan SMA Negeri 1 Mimika.

Sedangkan  pelajar SMP yang mengikuti lomba ini datang dari SMP YPPK St. Bernadus, SMP Taruna Papua, SMP Negeri 2 Mimika, SMP YPJ Kuala Kencana, serta Paroki Sta. Sisilia SP 2, St. Petrus SP 3, St. Stefanus Sempan dan Paroki Katedral Tiga Raja Timika.

Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Timika, Pastor Dominikus Dulione Hodo, kepada TelukPapua.com, menekankan tentang pentingnya orang Katolik mengakrabkan diri dengan Kita Suci.

“Kita sebagai orang Katolik, orang Kristen pada umumnya, mengakrabkan diri dengan Kitab Suci. Kitab Suci itu mesti dibaca supaya kita mengerti maksud Tuhan. Jadi membaca, mencintai merefleksikan, merenungkan dan melaksanakan apa yang dikehendaki Tuhan melalui Sabda – Sabda – Nya,” jelasnya.

Pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Senin 22 September 2025. Foto; John/TelukPapua.com

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Puncak Jaya (YPPJ) Ignasius Adi saat diwawancarai, menekankan hal yang sama tentang pentingnya peran generasi muda menghayati Kitab Suci.

“Kegiatan ini untuk menjaring generasi muda dalam penyambutan pekan cahaya ini dengan maksud agar generasi muda tidak tertinggal untuk menghayati Kitab Suci. Alkitab itu dasar, orang berbuat sesuatu, orang hidup dengan dasar Alkitab. Banyak kenakalan remaja yang disebabkan oleh tidak ada hubungan yang baik antara orang tua dan anak. Kadang, orang tua bertindak sendiri, anak bertindak sendiri sehingga banyak kenakalan remaja. Karena itu, untuk menyatukan anak dan orang tua maka, harus kembali ke Alkitab,” ujar Ignatius Adii.

Lanjut Ignasnius, Pekan Cahaya juga merupakan momentum untuk saling mengenal satu sama lain.

“Kegiatan ini juga untuk kita saling mengenal, supaya kita jangan jalan sendiri – sendiri. Antar sekolah saling mengenal antar paroki, stasi serta dekanat supaya saling mengenal. Ini yang dinamakan dengan renungan refleksi iman,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Panitia Pekan Cahaya, Merpani Adii Kepada TelukPapua.com menjelaskan kegiatan pekan cahaya menjadi berkat dan membawa terang bagi generasi muda Katolik.

“Jadi  kami membuat kegiatan tidak hanya sebatas lomba tapi ada juga drama dan padun suara. Nah, pekan cahaya ini terjadi dasar untuk kami menyatukan sekolah-sekolah dan anak-anak yang tidak aktif di paroki, tapi mereka dapat berkembang di sekolah. Jadi punya kesempatan yang sama dengan teman-teman di paroki,” katanya.

Merpani berharap anak muda Katolik melibatkan diri serta berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan ini.

“Jadi orang muda Katolik ini tidak sebatas ke OMK, tetapi semua anak muda yang merasa diri bahwa saya adalah orang muda di gereja Katolik silahkan hadir tidak dibatasi,” ujarnya.

Merpani menambahkan untuk  pemenang lomba akan  diumumkan di hari Rabu pekan depan. “Jadi untuk pengumuman juara dan hasil lomba, akan disampaikan dan diumumkan di hari Rabu,” tutupnya. (John)

Previous Post

Anggota IMEK STIE JB Harus Kembangkan Ekonomi Kreatif

Next Post

Dinas Sosial Mimika Salurkan Bantuan kepada 5.600 Penerima Manfaat

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Dinas Sosial Mimika Salurkan Bantuan kepada 5.600 Penerima Manfaat

Dinas Sosial Mimika Salurkan Bantuan kepada 5.600 Penerima Manfaat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua