• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

PERDHAKI Dorong Percepatan Eliminasi Malaria Lewat Monev Kinerja Kader di Distrik Mimika Barat

admin_telukpapua by admin_telukpapua
6 months ago
in ADVERTORIAL, BERITA UTAMA
PERDHAKI Dorong Percepatan Eliminasi Malaria Lewat Monev Kinerja Kader di Distrik Mimika Barat

Anggota SSR Santo Petrus SP3 foto bersama pihak Puskesmas dan para kader di Kokonao pada Kamis (6/11).Foto: Brayen/TelukPapua.Com.

0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Program Menajer SSR Santo Petrus SP3, Veronika Teturan saat melaksanakan evaluasi dan monitoring bersama pihak Puskesmas serta kader pada Kamis,(6/11).Foto:Brayen/TelukaPapua.Com.

TIMIKA, TelukPapua.Com – Guna mendukung percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Mimika, Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) melalui anggota Sub-Sub Recipient (SSR) Santo Petrus SP3 bekerja sama dengan Puskesmas Kokonao melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap kinerja para kader malaria di Distrik Mimika Barat, Kokonao pada Kamis,6 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kerja kader malaria di wilayah kerja kampung Kokonao, mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan, serta memperkuat koordinasi antara kader, Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan SSR dalam mempercepat pencapaian eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.

Program Manager SSR Santo Petrus SP3, Veronika Teturan saat ditemui TelukPapua.com di Kokonao, Kamis 6 November 2025 menjelaskan, kegiatan Monev menjadi sarana penting untuk menjaga semangat dan kualitas kerja kader malaria di lapangan.

“Melalui monev bulanan, diharapkan ke depan dapat mendorong semangat kader dalam melayani masyarakat, baik melalui kunjungan rumah, pemeriksaan, pemantauan minum obat, penggunaan kelambu, maupun penyuluhan oleh kader,” ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, pentingnya dokumentasi kegiatan dan validitas data oleh para kader.

“Tidak hanya itu, diharapkan ke depannya para kader dapat mendokumentasikan setiap kegiatan di lapangan serta mengisi pelaporan data temuan kasus secara valid agar data tersebut dapat diinput oleh pendamping ke dalam E-Sismal,” katanya.

Sementara itu, salah satu kader malaria dari Kokonau, Agus Wisiro, mengungkapkan sejumlah kendala yang sering dihadapi saat melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah.

“Kendala kita di lapangan itu tergantung dari orang di rumah. Kadang mereka tidak mau diperiksa. Biasanya kami datang satu hari sebelumnya untuk sampaikan kalau mau periksa malaria. Kalau mereka terima, kami bisa datang lagi. Tapi kalau tidak, mereka tidak ada di rumah, jadi itu hambatan kami selama ini,” ungkapnya.

Menurut Agus, jenis malaria yang paling banyak ditemukan adalah malaria mix dan malaria tersiana.

“Penyakit ini datang tanpa pandang usia, baik anak-anak maupun orang dewasa bisa kena. Tapi paling banyak anak-anak. Mereka kadang malas atau takut diperiksa. Biasanya baru ke Puskesmas kalau sudah parah,” tambahnya.

Agus menegaskan, meski menghadapi banyak kendala, para kader tetap berupaya menjangkau masyarakat.

“Kami datang bukan untuk menakuti, tapi untuk bantu kesehatan mereka agar bisa cepat sembuh,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Kader malaria lainnya, Maria Tatake, bahwa sebagian masyarakat masih enggan menerima pemeriksaan yang dilakukan kader di lapangan.

“Saya sering datangi rumah-rumah, tapi mereka menolak dan bilang tidak perlu diperiksa. Kadang menyuruh kami ke Puskesmas saja. Padahal kami hanya ingin membantu memastikan mereka sehat,” tambahnya.(Brayen)

Tags: PERDHAKI Dorong Percepatan Eliminasi Malaria Lewat Monev Kinerja Kader di Distrik Mimika Barat
Previous Post

Bappeda Mimika Gelar Seminar Pendahuluan Penyusunan Dokumen Indeks Bidang Infrastruktur

Next Post

30 Barista dan Pengusaha Kopi di Mimika Ikut Kegiatan Pengembangan Kapasitas Berbasis SKKNI Skema Coffee Cupping

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
30 Barista dan Pengusaha Kopi di Mimika Ikut Kegiatan Pengembangan Kapasitas Berbasis SKKNI Skema Coffee Cupping

30 Barista dan Pengusaha Kopi di Mimika Ikut Kegiatan Pengembangan Kapasitas Berbasis SKKNI Skema Coffee Cupping

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua