TIMIKA,TelukPapua.Com – Pemerintahan Distrik Wania dan Pemerintah Kampung Kadun Jaya berkolaborasi menciptakan inovasi baru melalui kegiatan Pelatihan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kampung Kadun Jaya, kepada perempuan di wilayahnya dengan tema ‘Pelatihan pembuatan keripik oleh Ibu-Ibu PKK’ yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun S.STP, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kampung, khususnya pada aspek ketahanan keluarga dan ekonomi rumah tangga.
“Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah hasil bumi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya. Melalui praktik langsung, peserta didorong untuk mengenali potensi hasil bumi unggulan kampung yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang dikembangkan sebagai usaha ekonomi produktif,”kata Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun S.STP kepada jurnalis TelukPapua.com, Kamis 22 Januari 2026.
Menurut Merlyn, bukan hanya kapabilitas yang diterima oleh perempuan, akan tetapi dari distrik juga membantu membuka jalan menuju pendaftaran menjadi anggota Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dibawa naungan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika.
“Selain penguatan keterampilan, Distrik Wania juga memfasilitasi ibu-ibu PKK untuk memperoleh akses pendaftaran sebagai anggota UMKM Mimika di bawah binaan Dinas Koperasi, sebagai langkah awal menuju legalitas usaha, pendampingan, dan pengembangan usaha yang berkelanjutan,”katanya.
Lebih lanjut kata Merlyn, pelatihan ini sebagai wujud penerapan program pembangunan dari desa ke kota yang dimulai dari tahapan- tahapan sesuai ketentuan dan yang mempunyai peran utama adalah perempuan melalui TP-PPK.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi Program Membangun dari Kampung ke Kota, di mana pembangunan dimulai dari penguatan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pemanfaatan potensi lokal kampung. Perempuan melalui PKK diposisikan sebagai aktor utama dalam menjaga ketahanan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi kampung,”ujarnya.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, Merlyn menambahkan, pemerintahan Distrik Wania berharap dapat terciptanya usaha berbasis desa yang dikelolah dari wanita guna mendukung ekonomi keluarga dan dapat bermitra demi kemajuan pembagunan di Distrik Wania kedepannya.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir usaha-usaha berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu menopang ekonomi keluarga, serta berkontribusi pada pembangunan wilayah Distrik Wania secara berkelanjutan,”pungkasnya. (Brayen Wara)

