TIMIKA, TelukPapua.Com- Kepala Kampung Iwaka, Distrik Iwaka-Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Elesius Awiyuta mengatakan, pihaknya mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk di wilayah Distrik Iwaka. Karena itu, Elesius Awiyuta memohon kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana agar dapat memberikan pelayanan gizi di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka-Kabupaten Mimika.
Menurut Elesius Awiyuta, terkait pelayanan gizi melalui program MBG yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tersebut merupakan salah satu program yang sasaranya adalah untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, dan ibu hamil serta ibu yang sedang menyusui.
“Selain itu, dengan adanya program MBG ini untuk mencegah stunting, gizi buruk, dan anemia, sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar para siswa,” jelas Kepala Kampung Iwaka, Elesius Awiyuta pada Sabtu (31/1/2026).
Apalagi kata Elesius Awiyuta, yang juga adalah salah satu Tokoh Adat Papua ini, program MBG hingga sekarang belum masuk di wilayah Iwaka, sedangkan ribuan pelajar saat ini sedang mengenyam pendidikan di berbagai jenjang sekolah di Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.
“Warga di Iwaka sangat mendukung program MBG ini. Karena itu, kami minta program MBG bisa segera masuk di Iwaka,” ujarnya.
Lanjut dia, program ini juga bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan cerdas menuju Generasi Emas 2045, serta dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga, dan juga dapat menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan para petani.
“Dengan adanya program MBG ini, bukan hanya memberikan makan minum bergizi gratis kepada pelajar, tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi banyak orang yang selama ini sedang mencari pekerjaan,” paparnya.
Untuk diketahui, tujuan utama program Makan Bergizi Gratis antara lain:
- Peningkatan Kualitas Gizi dan Kesehatan:
- Mengurangi angka stunting (tengkes), gizi buruk, dan anemia secara signifikan.
- Memastikan pemenuhan gizi harian anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui sesuai standar.
- Meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit.
- Peningkatan Kualitas Pendidikan:
- Meningkatkan konsentrasi dan fokus belajar siswa di kelas.
- Meningkatkan prestasi akademik dengan mencukupi kebutuhan energi untuk belajar dan beraktivitas.
- Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial:
- Mendorong penggunaan bahan pangan lokal, sehingga mendukung petani, nelayan, dan peternak sekitar.
- Memberdayakan UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru di bidang penyediaan makan bergizi.
- Mengurangi beban ekonomi rumah tangga keluarga kurang mampu.
- Pembangunan SDM Unggul:
- Membangun fondasi SDM yang produktif, cerdas, dan berkualitas untuk masa depan bangsa.(red)

