TIMIKA, TelukPapua.com – Ketua Ikatan Kerukunan Kepulauan Tanimbar (IKKT) Kabupaten Mimika, Eus Berkasa, S.H.,M.H secara resmi melantik Pengurus Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) Periode 2026-2031 di Gedung Eme Neme Yaware Timika, Sabtu 25 April 2026. Sedangkan doa pengukuhan dipimpin oleh Diakon Bobby Arwalembun, OSA dan Pendeta R.Poceratu, S.Si.
Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan dari ‘Bumi Duan Lolat’ Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku ini menjadi momentum bersejarah karena menjadi Pilar pertama yang dilantik dari 10 pilar kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang ada di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Struktur Badan Pengurus Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan Periode 2026-2031:
Ketua : Aholiyap Masnifit (Latdalam)
Wakil Ketua : Agapitus Fasse (Olilit)
Sekretaris I : Sumitro Magenda (Latdalam)
Sekretaris II : Wilhem Alilyaman (Olilit)
Bendahara I : Katrin Yoan Ailermau (Lermatang)
Bendahara II : Matilda Bwariat (Wowonda)
Selain badan pengurus inti, Pengurus Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan dilengkapi Dewan Adat, Dewan Penasehat dan sejumlah bidang diantaranya Bidang Humas, Olahraga, Politik serta beberapa bidang penting lainnya.
Ketua IKKT Kabupaten Mimika, Eus Berkasa, S.H.,M.H dalam sambutannya menekankan 5 poin penting bagi Pengurus Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan dalam menjaga martabat warga Tanimbar di Tanah Amungsa-Bumi Kamoro.
Menurut Eus, poin pertama adalah semangat persatuan. “Jangan membiarkan perbedaan kecil memecah belah kebersamaan kita. Kita boleh berbeda kampung, berbeda latar belakang keluarga, berbeda cara pandang, tetapi kita tetap satu dalam ikatan persaudaraan Tanimbar,” ujarnya.
Lanjut Eus, kedua, semangat pelayanan. “Pengurus harus hadir untuk melayani warga, bukan sebaliknya. Organisasi harus menjadi tempat orang merasa diterima, didengar, dan dibantu,” ucapnya.
Ketiga, kata Eus, semangat tertib organisasi. Setiap kegiatan harus dijalankan dengan komunikasi yang baik, administrasi yang tertib, dan koordinasi yang jelas dengan IKKT Kabupaten Mimika.
Selanjutnya poin keempat adalah semangat pemberdayaan. Pilar jangan hanya sibuk dengan urusan internal, tetapi harus mulai memikirkan bagaimana membangun kualitas sumber daya manusia, memperhatikan generasi muda, perempuan, pendidikan, budaya, dan kekuatan ekonomi warga.
Dan yang kelima, semangat menjaga nama baik Tanimbar. “Di mana pun kita berada, termasuk di Kabupaten Mimika ini, kita harus menunjukkan bahwa warga Tanimbar adalah warga yang menjunjung tinggi persaudaraan, adat, sopan santun, tanggung jawab, dan semangat gotong royong,” kata Eus.

Lebih lanjut menurut orang nomor satu IKKT Kabupaten Mimika ini bahwa, pelantikan pengurus pilar bukan sekadar acara seremonial. Pelantikan ini adalah bentuk pengesahan, amanah, dan tanggung jawab moral untuk bekerja bagi kebersamaan warga, menjaga persatuan, mempererat hubungan kekeluargaan, dan membangun organisasi yang hidup, sehat, tertib, dan bermanfaat untuk masyarakat.
“Kita harus menyadari bahwa organisasi kerukunan seperti IKKT dan seluruh perangkat pilar di bawahnya termasuk Pilar Tanimbar Selatan, bukan dibentuk hanya untuk ada dalam nama, bukan juga hanya untuk hadir pada saat acara-acara tertentu saja. Organisasi ini dibentuk untuk menjadi rumah bersama, menjadi tempat berhimpun, tempat saling menguatkan, tempat saling menjaga, dan tempat kita membangun martabat warga Tanimbar di tanah Mimika,” paparnya.
Karena itu, Eus menegaskan bahwa Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan harus menjadi pilar yang kuat, tertib, dan aktif. Pilar harus mampu menjadi penghubung antara warga dengan organisasi induk.
“Pilar harus menjadi ruang komunikasi yang sehat. Pilar harus hadir dalam suka dan duka warga pilarnya. Pilar harus menjadi wadah yang hidup, bukan sekadar struktur di atas kertas,” tegasnya.
Eus menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada pengurus pilar harus dijawab dengan kerja nyata. Jabatan dalam organisasi bukan soal kehormatan semata, tetapi terutama soal pengabdian. Bukan soal dilihat, tetapi soal melayani. Bukan soal posisi, tetapi soal tanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh warga Kecmatan Tanimbar Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada pengurus yang baru dilantik. Jangan hanya menuntut pengurus bekerja, tetapi mari kita semua ikut terlibat, ikut menopang, ikut memberi saran, dan ikut menjaga organisasi ini bersama-sama. Organisasi yang kuat bukan hanya karena ketuanya hebat, tetapi karena seluruh warganya mau berjalan bersama,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Pilar Kecamatan Tanimbar Selatan, Aholiyap Masnifit mengatakan, bahwa kepercayaan yang diberikan warga Kecamatan Tanimbar Selatan kepada dirinya untuk memimpin organisasi ini merupakan tanggungjawab yang tidak mudah. Namun ia percaya, melalui dukungan dan kerjasama yang baik dapat membawa kerukunan ini kearah yang lebih baik.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Kecamatan Tanimbar Selatan yang ada di Mimika yang telah mempercayaan saya memimpin organisasi ini. Pelantikan ini adalah awal dari perjuangan kita dalam meningkatkan tali persaudaraan dan solidaritas sesuai dengan tujuan organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut Aholiyap mengajak seluruh pengurus pilar dan warga Kecamatan Tanimbar Selatan di Timika agar tetap menjaga kekompakan, meningkatkan sinergitas dan aktif dalam berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi anggota maupun masyarakat.
“Saya mohon dukungan dan masukan dari Ketua serta Pengurus IKKT Kabupaten Mimika dan para sesepuh untuk mengarahkan kami dalam menjalankan roda organisasi ini dengan baik,” harapnya.(red)

