TIMIKA, TelukPapua.Com — Vector Control Supervisor Malaria Control, Siti Andriani Anwar mengatakan, sebanyak 3.500 lembar kelambu dibagikan untuk warga di Kampung Nawaripi. Ribuan kelambu tersebut merupakan jenis kelambu berkualitas yang digunakan bertahan hingga 3 tahun.
“Pembagian kelambu ini menyasar seluruh warga termasuk anak-anak dan orang tua guna melindungi dari serangan serangga berbahaya. Kami bagikan kelambu ini agar masyarakat terlindungi dari gigitan nyamuk saat tidur. Kelambu ini bisa bertahan hingga tiga tahun,” jelasnya.
Pembagian kelambu ini dilakukan bersama Pemerintah Kampiung Nawaripi, Puskesmas Wania dan Malaria Control Kabupaten Mimika dilakukan pada Selasa 7 Oktober 2025.
Kegiatan ini kata Siti Andriani bertujuan untuk menekan perkembangan angka malaria dan stunting di wilayah tersebut.
Sementara itu, Anita Yusniwati dari Puskesmas Wania, mengatakan pembagian kelambu kepada warga ini diharapkan dapat digunakan semaksimal mungkin oleh masyarakat di Nawaripi.
” Total kelambu yang disalurkan di Nawaripi mencapai 70 bal atau sekitar 3.500 lembar. Diharapkan masyarakat memanfaatkannya setiap malam, terutama ibu hamil dan balita,”ujarnya.
Selain pembagian kelambu, kegiatan juga diikuti dengan edukasi penggunaan kelambu, pemantauan jentik nyamuk, dan penyemprotan rumah warga. (Brayen W)

