TIMIKA, TelukPapua.com – Organisasi pencak silat pendidikan Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) Distrik Keuskupan Timika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 bertempat di Halaman Gereja St Stefanus Sempan Timika, Minggu (14/9).
Perayaan HUT tersebut mengusung tema: Inilah hari yang dijadikan, Marilah kita bersorak – sorak dan bersukacita karena-Nya (Mazmur 118:24).
Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadari oleh kurang lebih 200 anggota THS-THM Distrik Keuskupan Timika yang terdiri dari THS-THM: Paroki Emanuel Mapurjaya, THS-THM St. Petrus Stasi SP1, THS-THM Paroki St. Stefanus Sempan, THS-THM THS-THM Paroki Katedral Tiga Raja, THS-THM Paroki St Sisilia SP2, THS-THM Donbosko Stasi SP5, THS-THM St. Stefanus Stasi SP6 dan Para Calon Anggota Baru.
Kepada TelukPapua.com Ibrani Gwijangge selaku Pastor Moderator, THS-THM Distrik Keuskukupan Timika, menyampaikan perlunya pelatihan dan keteladanan yang baik bagi anggota serta dapat mengusahakan kemandirian dalam manage personal atau mengelola aspek pribadi maupun finansial.
“Saya rasa THS-THM Keuskupan Timika sudah berkembang lebih baik dan moga terus meningkat kwalitas maupun kwantitas. Bagi para pastor dan dewan paroki/stasi, mohon dukungan tempat, moril dan finansial bagi perkembangan organisasi gerejani ini,” jelasnya.

Sedangkan Inosensius Wenehenubun selaku senior sekaligus sebagai pembina mengharapkan, perhatian khusus dari orang tua dan partisipan.
“THS-THM ini adalah organisasi Nasional, apalagi di Distrik Keuskupan Timika di umur yang ke 28 tahun ini, THS-THM semakin solid. Selama ini kami berjuang sendiri, sehingga kami mengharapkan ada perhatian khusus dari orang tua, partisipan-partisipan untuk melihat perkembangan organisasi ini kedepan,” ujarnya.
Sementara itu, Ricardus Edwin Rengil selaku Ketua Distrik mengharapkan keterlibatan Generasi Milenial dan Generasi Z (Gen-Z) Amungme dan Kamoro untuk terlibat dan ikut memupuk rasa persaudaraan dengan rasa cinta akan Kristus.
“Kami ingin putra daerah untuk bergabung bersama kami, supaya mereka lebih mengenal Kristus. Di dalam THS-THM ada tiga benang merah yang kami pegang yaitu rasa persaudaraan, rasa kekeluargaan dan rasa kebersamaan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dibuka dengan Misa Pembukaan, dilanjutkan dengan upacara pembukaan, atraksi silat, dan diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun dan makan bersama. (Jhon)

