• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

100 Siswa Terdaftar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika

admin_telukpapua by admin_telukpapua
7 months ago
in BERITA UTAMA
100 Siswa Terdaftar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika

Bupati Mimika Johanes Retob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, dan Kepala Balai Regional IX Kementerian Sosial RI, John Mampioper meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika ditandai pengguntingan pita. Foto: Brayen/TelukPapua.com

0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.Com – Bupati Mimika, Johanes Retob, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang telah bekerja keras dalam menyeleksi dan menyiapkan 100 siswa pertama yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika.

“Terima kasih kepada para orang tua yang telah mengizinkan anak-anaknya untuk bersekolah di sini. Ini adalah kesempatan besar bagi mereka yang sebelumnya tidak bisa melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi,” kata Bupati Mimika, Johanes Retob, S.Sos., M.M dalam sambutannya saat meresmikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika Tahun 2025, Jumat, 10 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johanes Retob, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati, Emanuel Kemong, dan Kepala Balai Regional IX Kementerian Sosial RI, John Mampioper, ditandai dengan pengguntingan pita.

Bupati John, menjelaskan program Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang ditetapkan dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Sekolah rakyat ini merupakan proyek strategis nasional dalam program Presiden sebagai Asta Cita. Ada delapan kegiatan utama yang harus dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, antara lain sekolah rakyat, koperasi merah putih, makan bergizi gratis, dan kesehatan gratis. Hari ini kita laksanakan proyek strategis nasional yang keempat dari delapan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyebut, tugas kepala daerah tidaklah mudah karena dituntut untuk menjalankan berbagai program nasional dengan sungguh-sungguh sehingga, ia menegaskan  keberhasilan pelaksanaan program nasional di Mimika merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah.

“Banyak yang bilang pak bupati dan wakil ini tidak berbuat apa-apa. Padahal yang kami kerjakan ini adalah program nasional. Kalau kami, pemerintah kabupaten tidak bekerja keras, program seperti ini tidak akan terlaksana,” tegasnya.

Kata Bupati, Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika saat ini masih menggunakan gedung sementara milik pemerintah daerah. Ke depan, Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR, untuk membangun kompleks pendidikan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA di atas lahan seluas 10 hektare di kawasan Iwaka SP 5 Disitrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

“Pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan 10 hektare di Iwaka, dan nantinya akan dibangun gedung sekolah beserta fasilitas pendukungnya oleh kementerian terkait,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika menjadi sekolah pertama di Provinsi Papua Tengah, setelah sebelumnya program serupa juga dijalankan di Kabupaten Nabire. Nomor 76 sendiri menandai jumlah total sekolah rakyat yang telah berdiri di seluruh Indonesia.

Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak-anak putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah resmi.

“Anak-anak ini bukan tidak mampu belajar, bukan pula karena bodoh, tetapi karena keterbatasan ekonomi. Lewat program ini mereka mendapat kesempatan kembali untuk belajar,” ujarnya.

Selain kegiatan MPLS, Pemerintah Kabupaten Mimika juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, sebagai bagian dari pelaksanaan proyek strategis nasional bidang kesehatan.

“Tugas pemerintah adalah memberikan kesejahteraan dan kesehatan bagi masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar sampai bulan Desember nanti, sebanyak seratus ribu warga Mimika dapat menerima layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” tambahnya.(Brayen W)

Previous Post

Raih Suara Terbanyak, Antonius Welerubun Kembali Pimpin IK3M

Next Post

3.500 Kelambu Berkualitas Dibagikan di Kampung Nawaripi

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
3.500 Kelambu Berkualitas Dibagikan di Kampung Nawaripi

3.500 Kelambu Berkualitas Dibagikan di Kampung Nawaripi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua