TIMIKA, TelukPapua.com – Tiga fasilitas di Kampung Meekurima, Distrik Kwamki Narama diresmikan oleh Bupati Mimika yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Everth Lukas Hindom pada Jumat, 31 Oktober 2025. Tiga fasilitas tersebut yakni Balai Kampung, Gedung Posyandu dan Depot Air minum.
Turut hadir dalam peresmian tersebut, perwakilan dinas terkait, Kepala Distrik Kawamki Narama, aparat kampung, Kapolsek, kepala Puskesmas, serta warga kampung setempat.
Dalam sambutan Bupati Mimika yang disampaikan, Everth menjelaskan pembangunan kampung merupakan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah Kabupaten Mimika dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat, terutama dibidang Pemerintahan Kampung, kesehatan masyarakat dan penyediaan kebutuhan air bersih.
“Peresmian balai kampung, harus menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan. Gedung Posyandu, dengan adanya fasilitas saya berharap pelayanan kesehatan dapat lebih dekat, cepat dan merata bagi masyarakat kampung Meekurima. Pembangunan Depot Air Minum, pengelolaan air bersih adalah kebutuhan mendasar sekaligus menjadi kualitas hidup masyarakat. Karena itu pengelolaan dan pemeliharaanya, perlu dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ucap Everth.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Kampung Meekurima, Simeon Murib saat diwawancarai TelukPapua.com menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Kampung Meekurima.
“Saya sangat berterima kasih banyak. Selamat. Ini saya mengolah dana desa dan sesuai dengan pembangunan fasilitas, ada teling, talut, bangunan-bangunan, gedung rumah, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dilaksanakan dengan baik. Saya berterima kasih kepada Bupati Mimika, DPMK Kabupaten Mimika, dan Distrik Kwamki Narama telah bekerja sama dengan kampung dan masyarakat. Saya merasakan dengan tenang dan sejahtera,” ungkapnya.
Selain itu Simeon juga menyampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Kepala Distrik dan PLN, agar dapat menyediakan tiang listrik di kampung Meekurima.
“Kami berbatasan dari dari kios panjang sampai berjarak 3 kilo itu tidak ada tiang listrik. Hanya ada kabel saja, jadi biasa ada koslet. Jadi saya menyampaikan ke pemerintah secara khusus PLN, tolong perhatian warga Meekurima. Kami membutuhkan penerangan. Jadi saya sampaikan aspirasi kami untuk diajukan kepada pemerintah, bantu untuk lihat ini,” ujarnya. (John)

