TIMIKA, TelukPapua.Com– Seorang warga yang berdomisili di Kompleks Singaraja Kawasan Ahmad Yani Timika ditikam oleh OTK. Perbuatan pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut memyebabkan, korban yang belakangan diketahui bernama Sudirman L meninggal dunia di lokasi kejadian.
Keluarga korban tak terima dengan insiden tersebut, sehingga mereka melakukan pemalangan jalan di Jalan Ahmad Yani Timika, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu 28 Januari 2026. Sejumlah warga memblokade akses utama di Jalan Ahmad Yani dan Jalan KH Dewantara Timika.
Blokade tersebut menyebabkan kemacetan panjang di dua ruas jalan tersebut. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif lain untuk melanjutkan perjalanan.
Pantauan jurnalis TelukPapua.Com di lokasi kejadian menunjukkan warga menutup arus utama Jalan Ahmad Yani dengan cara membakar ban bekas. Kepulan asap hitam tampak membubung, sementara massa berkumpul di sekitar titik lokasi pemalangan.
Informasi yang dihimpun, sebelum aksi blokade terjadi, terjadi kasus penikaman berlangsung di depan SD Negeri Koperapoka, Jalan Ahmad Yani, sekitar pukul 02.00 WIT. Korban SL dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kematian korban memicu emosi keluarga dan warga sekitar hingga berujung pada aksi pemalangan jalan. Hingga pukul 11.00 WIT, keluarga korban disebut belum bersedia membuka blokade karena pelaku penikaman belum ditemukan.
“Keluarga meminta pelaku segera ditangkap. Mereka belum menerima karena salah satu anggota keluarga mereka dibunuh,” ungkap salah satu sumber di lokasi.
Saksi di TKP sempat menyebut adanya kendaraan berwarna putih yang diduga terkait dengan pelaku, namun motif dan kronologi lengkap pembunuhan tersebut masih belum jelas.
Sementara itu, aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi, melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar akses jalan dapat dibuka kembali demi kelancaran aktivitas masyarakat.
Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penikaman yang menyebabkan korban SL tewas.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih dalam penjagaan ketat aparat, sementara warga menunggu langkah tegas kepolisian untuk segera menangkap pelaku.(Guntur F)

