DOBO, TelukPapua.Com — Pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku dan Pelni Cabang Dobo dengan sigap melayani para penumpang KM Tatamailau yang naik maupun turun saat kapal sandar di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Rabu 1 April 2026 pukul 19.15 WIT.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, S.E saat ditemui wartawan TelukPapua.com di Pelabuhan Dobo, Rabu 1 April 2026 malam mengatakan, Kapal KM Tatamailau tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo pada Rabu 1 April 2026 pukul 19.15 WIT dan bertolak pada pukul 20.30 WIT dengan Pelabuhan tujuan Poumako, Timika-Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
“Proses pelayanan terhadap para penumpang baik arus mudik maupun arus balik saat kedatangan dan keberangkatan kapal berlangsung lancar tanpa kendala berarti,” jelas Ruswan.
Menurut Ruswan, jumlah penumpang yang naik dari Pelabuhan Yos Sudarso Dobo sebanyak 197 orang, terdiri dari 193 penumpang dewasa dan 4 bayi. Sementara itu, jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Dobo mencapai sekitar 389 orang.
“Sedangkan penumpang yang melanjutkan perjalanan dari Dobo menuju Timika tercatat sekitar 120 orang. Seluruh penumpang yang naik dipastikan telah memiliki tiket resmi,” ujar Ruswan.
Lebih lanjut Ruswan, menegaskan bahwa pengawasan terhadap para penumpang dilakukan secara ketat melalui sistem satu pintu.
“Kami menjamin seluruh penumpang yang naik ke kapal telah memiliki tiket. Proses pembelian tiket hingga boarding diawasi dengan baik sehingga semua penumpang terdata,” ujarnya.
Kata Ruswan, pihak Syahbandar Dobo bersama PT Pelni terus memperkuat koordinasi guna memastikan kelancaran arus penumpang, khususnya pada periode arus mudik-arus balik dari dan ke wilayah Papua dan sekitarnya.
Ruswan mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan jadwal kedatangan kapal serta memastikan telah mengantongi tiket kapal sebelum berangkat ke pelabuhan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan informasi jadwal kapal dengan baik, sehingga perjalanan menjadi lebih tertib dan nyaman,” tambahnya.
Dari sisi operasional, Ruswan menambahkan kondisi pelabuhan dan cuaca saat kapal sandar dilaporkan aman. Kecepatan angin yang relatif rendah serta ketersediaan ruang dermaga memungkinkan kapal sandar dengan baik tanpa hambatan.
“Kondisi cuaca dan alur pelabuhan sangat mendukung. Tidak ada kendala selama proses sandar maupun keberangkatan kapal,” kata Ruswan. (Muh.G.Fakaubun)

