TIMIKA, TelukPapua.com – Sebuah mobil pick up dengan nomor polisi PA 8513 MK hangus terbakar di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur Sabtu, 4 April 2026 sekitar pukul 15.35 WIT. Kendaraan tersebut diketahui tengah mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar dari Kota Timika menuju Pelabuhan Pomako saat insiden terjadi.
Sopir yang diketahui bernama Wahyu dan seorang temannya berhasil menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran. Namun, sang sopir yang juga sebagai pemilik mobil pick up tersebut mengalami luka bakar pada lengan sebelah kiri, sedangkan temannya tidak mengalami luka-luka.
Wahyu saat diwawancarai wartawan TelukPapua.com sesaat setelah kejadian mengaku, dirinya bersama seorang temannya mengangkut 17 jerigen BBM terdiri dari 5 jerigen solar dan 12 jerigen bensin, masing-masing jerigen berisi 20 liter. BBM tersebut milik seorang nelayan bernama Kamal.
“Iya saya lari buru-buru karena kapal di pelabuhan sudah mau berangkat ke pulau. Jadi mungkin solar atau bensin di jerigen tumpah lalu kena mesin, jadi tiba-tiba terbakar,” jelas Wahyu.
Menurut Wahyu, ia lalu menghentikan kendaraannya dan melompat keluar dari mobil bersama temannya untuk menyelamatkan diri.
“Saya kena luka bakar di lengan kiri, kalau teman saya tidak apa-apa,” kata Wahyu.
Sedangkan sejumlah saksi mata kepada wartawan TelukPapua.com di lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran diduga berasal dari muatan bensin yang diangkut mobil pick up tersebut. Api terlihat dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian kendaraan dalam waktu singkat.
Sopir dan seorang penumpang yang berada di dalam mobil berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat keluar sesaat setelah api mulai membesar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar
Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran si jago merah yang begitu cepat membuat kendaraan tidak dapat diselamatkan.
Sekitar satu jam setelah kejadian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air, ke bangkai kendaraan maupun permukaan aspal, guna mencegah kerusakan jalan akibat panas yang tinggi.
Anggota Polsek Mimika Timur bersama warga dan tim pemadam kebakaran kemudian berupaya mengevakuasi kendaraan ke tepi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. (G.Fakaubun)

