TIMIKA, TelukPapua.com – Untuk mencegah aksi begal dan meminimalisir tindakan kriminal serta meningkatkan keamanan di wilayah Timika, Kabupaten Mimika, aparat keamanan harus mengambil langkah-langkah strategis yang komprehensif, mulai dari preventif hingga represif.
Demikian ditegaskan Politisi Partai Perindo yang juga Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, S.Pd kepada wartawan TelukPapua.com, Rabu 6 Mei 2026.
Menurut Rampeani, aparat keamanan perlu meningkatkan patroli terutama pada malam hari di daerah atau titik rawan yang telah dipetakan oleh pihak keamanan. Selain itu, aparat keamanan juga diminta meterlibatkan masyarakat atau community policing. Dimana apparat keamanan mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan, seperti mengaktifkan kembali siskamling.
“Patroli yang dilakukan aparat keamanan ini bertujuan untuk mencegah aksi begal dan kekerasan di Timika serta dapat memberikan kenyamanan bagi warga Mimika, “ jelasnya.
Lebih lanjut Anggota DPRK Mimika dari Fraksi Eme Neme Yauware ini, menyebut para pelaku kejahatan semakin meningkat dalam melakukan aksinya lantaran lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas aparat keamanan di lapangan.
“Kami minta agar patroli keamanan ditingkatkan karena dalam beberapa waktu terakhir ini aksi begal sering terjadi dan ini sangat meresahkan masyarakat,” tegas Rampeani.
Anggota parlemen Mimika yang cukup vocal dalam menyuarakan aspirasi masyarakat ini juga mendesak agar para pelaku kejahatan dapat ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku sehingga memberikan efek jera bagi mereka. “Jangan sampai aksi pelaku kejahatan yang tidak manusiawi ini terus mengancam keselamatan warga lainnya,” ujarnya.
Rampeani juga menyoroti terkait kasus penikaman yang masih kerap terjadi di wilayah Timika. Aksi tersebut membuat warga merasa tidak nyaman dalam beraktivitas.
“Para pelaku yang ditangkap harus diproses hukum secara tegas dan diberikan sanksi setimpal. Ini penting untuk memutus mata rantai tindakan kriminalitas di Mimika,” katanya.
Rampeani mendorong aparat keamanan untuk memperkuat sinergitas dengan pemerintah distrik, kelurahan, dan aparat kampung.
“Iya koordinasi lintas sektor sangat penting agar pengawasan bisa menjangkau seluruh wilayah. Karena dengan peningkatan patroli dan kerja sama yang solid, masyarakat Mimika dapat beraktivitas dengan aman tanpa rasa takut, terutama saat beraktivitas di malam hari,” ujarnya.(G.Fakaubun)

