TIMIKA,TelukPapua.Com – Salah satu Tokoh Pemuda Distrik Mimika Timur, Mikhael A.Warawarin,S.IP mempertanyakan mengenai program padat karya di Distrik Mimika Timur yang hingga saat ini belum dieksekusi. Padahal, program yang diusulkan yakni pembersihan kali semestinya sudah mulai dikerjakan sejak bulan September 2025 lalu. Bahkan, dana sebesar Rp1 miliar yang digelontorkan untuk pekerjaan tersebut, sudah dikantongi pihak ketiga.
“Tapi sampai sekarang ini belum terealisasi dan belum ada titik terang terkait pelaksana program tersebut,” tegas Mikhael A.Warawarin melalui sambungan telepon kepada TelukPapua.com, Kamis 2 Oktober 2025 malam.
Menurut Mikhael, anggaran sebesar Rp 1 miliar tersebut sudah ada di pihak terkait, tapi pekerjaan belum dilaksanakan. Sayangnya, Mikhael tidak membeberkan identitas pihak ketiga yang dimaksud. Kata dia, pihaknya sudah menanyakan kejelasan realisasi program tersebut kepada Kepala Distrik Mimika Timur.
“Saya sudah tanyakan langsung ke kepala distrik, katanya masih menunggu pihak terkait melakukan pegadaan barang. Nanti akan menyuplai ke distrik, akan tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda,” ujarnya.
Lebih lanjut kata dia, sebelumnya sudah ada musyawarah dan menghasilkan perjanjian untuk mengadakan agenda nyata untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh warga.
“Program padat karya ini sesuai kesepakatan bersama dalam rapat di Kampung Hiripau dan Kampung Poumako,” katanya.
Kata dia, pihak terkait juga sudah turun mengecek area yang terdampak untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya, dirinya sebagai warga yang bermukim di Hiripau ikut mencari solusi dengan mencari para pekerja dalam pekerjaan tersebut.
“Kepala distrik dengan tim sendiri sudah turun mengecek lokasi tersebut yang rawan banjir untuk dibersihkan. Saya juga sudah turun ukur panjang titik rawan banjir kemudian mengusulkan nama pekerjaan namun sampai saat ini belum ada jawaban mengenai hal itu,”jelasnya.
Lebih Lanjut kata dia, di beberapa distrik, program tersebut sudah terealisasi namun di Distrik Mimika Timur sampai pada Oktober 2025 belum dilaksanakan.
“Program padat karya ini sudah dilakukan di Mimika Barat, Mimika Barat Tengah pada tiga bulan lalu dan mereka sudah selesai hanya di Mimika Timur yang belum terlaksana sampai saat ini,”jelasnya.(Brayen W)

