TIMIKA, TelukPapua.com – Anggota DPRK Mimika Hj. Rampeani Rachman, S.Pd merasa bangga ketika melihat putra-putri Papua sudah bekerja sebagai pegawai di Bandara Mozes Kilangin Timika, termasuk dua gadis cantik asli Papua. Keduanya terlihat professional saat melayani para penumpang di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika-Provinsi Papua Tengah.
Menurut Hj. Rampeani, putra-putri Papua, khususnya Amungme dan Kamoro harus lebih banyak diterima bekerja sebagai pegawai di fasilitas pelayanan publik, seperti di Bandara Mozes Kilangin Timika.
“Beberapa hari lalu saat saya di Bandara Mozes Kilangan, saya sudah melihat ada beberapa pegawai bandara adalah putra-putri Papua. Ini merupakan salah satu langkah maju dalam mempekerjakan putra-putri Papua,” ujar Anggota DPRK Mimika Hj. Rampeani Rachman, S.Pd kepada wartawan TelukPapua.com, Senin 30 Maret 2026.
Lebih lanjut, Hj. Rampeani mengaku sempat berdialog dengan salah satu pegawai bandara Mozes Kilangin yang berasal dari Kamoro. Dalam dialog tersebut, diketahui sebanyak 19 orang asli Papua telah dipekerjakan di Bandara Mozes Kilangin Timika, termasuk dua diantaranya berasal dari Kampung Tipuka-Mapurujaya, Distrik Mimika Timur.
“Jadi saya sempat berbincang-bincang dengan salah satu pegawai yang berasal dari Kamoro, bahwa di Bandara Mozes Kilangin Timika, ada 19 pegawai merupakan putra-putri Papua. Saya berharap bukan saja dua orang Kamoro ini, tetapi ke depannya, lebih diutamakan putra daerah dari Amungme dan Kamoro, serta Papua lainnya sehingga implementasi Undang-Undang Otsus benar-benar dirasakan oleh orang Papua,” jelasnya.
Menurut Hj. Rampeani, putra-putri Papua harus tampil dan terlihat di berbagai fasilitas pelayanan publik, seperti salah satunya di Bandara Mozes Kilangin Timika.
“Sangat diharapkan terlihat perwakilan wajah-wajah Papua di bandara, yang mana menjadi khas di Papua, sehingga ketika penumpang turun atapun naik baik di kedatangan maupun keberangkatan tetap terlihat wajah-wajah Papua, sebagai bentuk nyata penerapan UU Otsus,” katanya.
Lanjut kata Hj. Rampeani, bahwa disitulah menjadi sebuah kebanggaan masyarakat di Kabupaten Mimika ketika melihat anak-anak Amungme dan Kamoro bisa bekerja seperti yang pegawai lainnya, karena mereka diberikan kesempatan untuk mendapatkan lapangan kerja.
“Saya berharap ke depannya banyak putra-putri Amungme, Kamoro dan Papua lainnya bisa diterima untuk bekerja di Bandara Mozes Kilangin Timika, sehingga sama dengan bandara lainnya, seperti di Jayapura,” ujarnya. (G.Fakaubun)

