• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home MIMIKA

ASN Pemkab Mimika Harus Disiplin, Pejabat yang Tidak Komitmen Layani Masyarakat Terancam Dicopot dari Jabatannya

"Kepada teman-teman ASN lain yang belum sempat mengikuti pelatihan ini, saya mohon maaf. Semoga tahun depan kita upayakan agar bisa ikut serta,"

admin_telukpapua by admin_telukpapua
9 months ago
in MIMIKA, PAPUA
ASN Pemkab Mimika Harus Disiplin, Pejabat yang Tidak Komitmen Layani Masyarakat Terancam Dicopot dari Jabatannya

Bupati Mimka, Johanes Rettob S.Sos.M.M., Kepala BPSDA Provinsi Papua, Kepala BKPSD Kabupaten Mimka serta pejabat lainnya foto bersama peserta PKA dan PKP. Foto;Brayen/TelukPapua.com

0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA,TelukPapuCom – Para ASN yang mengabdi di lingkup Pemkab Mimika  harus disiplin,  memiliki integritas, punya komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika. Jika, ASN yang saat ini menduduki jabatan tertentu di berbagai OPD di Pemkab Mimika, namun tidak memiliki bererapa kriteria tersebut, terancam dicopot dari jabatanya.

Demikian ditegaskan Bupati Mimika, Johanes Rettob,S.Sos.,M.M,  dalam arahannya kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) pada Rabu, 24 September 2025 di Ballroom Hotel Kanguru Timika.

“Saya harap nilai yang didapatkan dalam pelatihan ini bagus. Tetapi kalau nilainya tidak bagus, maka terpaksa kita harus mencopot. Karena penilaian tidak hanya dari sisi nilai, tapi juga dari integritas, komitmen dalam meyalani masyarakat dan juga  mentalitas,” tegas Bupati John.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Mimika ini, menjadi ASN harus disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

“Kalau ikut pelatihan ini  tidak serius, sering bolos dan tidak menunjukkan komitmen, maka itu merugikan diri sendiri. Saya mohon maaf, tetapi saya harus tegas. Peluang yang diberikan ini demi masa depan saudara-saudara sendiri sekaligus untuk perbaikan pelayanan di Kabupaten Mimika. Namun kalau kita sendiri tidak mau berubah, itu berarti kita yang merugikan diri sendiri,” tegas Bupati John.

Lebih lanjut Bupati John, mengingatkan bahwa evaluasi bukan hanya pada nilai akademis, melainkan juga pada integritas dan mentalitas seorang ASN. Seorang Aparatur Sipil Negara harus memiliki sikap yang benar, disiplin, serta berkomitmen melayani masyarakat.

“Kita sudah terlalu lama terbiasa dengan sikap masa bodoh atau bahkan merasa diri seperti bos, maka sikap ini harus dihilangkan. Saat menjadi ASN atau pejabat,  harus siap menjadi pelayan masyarakat. Itu yang harus kita tanamkan,” jelasnya.

Bupati John, menambahkan, ASN Pemkab Mimika untuk tetap menjaga netral dan tidak berpolitik.

“Saya harap PNS di Mimika tidak terlibat dalam politik. Karena yang berhak berpolitik adalah partai politik. Kalau PNS ikut-ikutan, maka saudara-saudara kehilangan integritas,” tegasnya.

Kegiatan pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan  Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) merupakan kerjasama Pemerintahan Kabupaten Mimika  dengan Pemerintahan Provinsi Papua Tengah yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kabupaten Mimika.

Peserta pelatihan PKA berasal dari PNS di lingkungan Pemkab Mimika sebanyak 30 orang, sedangkan pelatihan PKP terdiri dari pejabat  eselon III sebanyak 38 orang.

Bupati John dalam arahannya dihadapan peserta pelatihan PKA dan PKP menyampaikan sejumlah hal penting yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya aparatur sipil negara di Kabupaten Mimika.

“Seharusnya, para peserta pelatihan ini dididik terlebih dahulu baru kemudian menduduki jabatan. Namun, aturan yang berlaku kemarin justru sebaliknya: duduk dulu baru dididik. Saya sebenarnya sempat protes hal ini, karena kita memilih orang yang sebenarnya belum tepat. Tapi saya berterima kasih kepada Kepala BPSDM Provinsi Papua yang telah menyampaikan bahwa ke depan sistem akan diperbaiki yaitu dididik dulu baru duduk. Hal ini menjadi evaluasi penting bagi kita dalam menentukan apakah peserta PKA dan PKP layak diberikan jabatan atau tidak,” ujar Bupati.

Terakhir, Bupati John, menyampaikan permohonan maaf kepada ASN lain yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan serupa.

“Kepada teman-teman ASN lain yang belum sempat mengikuti pelatihan ini, saya mohon maaf. Semoga tahun depan kita upayakan agar bisa ikut serta,” tuturnya.

Bupati menegaskan sikapnya yang tegas bukan untuk menekan, melainkan demi perbaikan bersama.

“Saya keras kepada bapak-ibu sekalian bukan untuk menjatuhkan, tetapi demi kebaikan kita semua. Kita harus perbaiki Kabupaten Mimika dengan baik, dan itu hanya bisa diwujudkan jika kita memiliki PNS dan pejabat yang berkualitas, berkompetensi, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan,” pungkasnya. (Brayen W)

Previous Post

Kembangkan Wisata Cartens Piramid, 30 Anak Amungme Terima Sertifikat dari Kemenparekraf RI

Next Post

Pertama di Papua Tengah, Tersedia 265 Layanan, MPP Kabupaten Mimika Diapresiasi MenPAN-RB

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Pertama di Papua Tengah, Tersedia 265 Layanan, MPP Kabupaten Mimika Diapresiasi MenPAN-RB

Pertama di Papua Tengah, Tersedia 265 Layanan, MPP Kabupaten Mimika Diapresiasi MenPAN-RB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua