TIMIKA, TelukPapua.com – Pembukaan Expo Festival UMKM HUT ke-29 Kabupaten Mimika di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Senin 6 Oktober 2025 diikuti ratusan pelaku usaha UMKM di Kabupaten Mimika. Ditengah kesibukan para pemilik maupun penjaga stand, terlihat ratusan pengunjung terus silih berganti mendatangi stand-stand yang tertata rapih di arena Expo Festival UMKM. Kegiatan bertajuk ‘UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global’ ini digagas Pemkab Mimika melalui Diskop dan UMKM Kabupaten Mimika dalam memeriahkan HUT ke-29 Kabupaten Mimika yang dirayakan pada 8 Oktober 2025.
Salah satu stand yang mencuri perhatian para pengunjung adalah Stand Asosiasi UMKM Kabupaten Mimika. Stand Asosiasi UMKM ini terlihat begitu menarik, karena menampilkan berbagai produk lokal karya para pelaku UMKM yang bernaung dibawah Asosiasi UMKM Kabupaten Mimika. Bahkan, terlihat pembawa acara mendatangi stand milik Asosiasi UMKM yang secara resmi berdiri pada tahun 2022 itu.
Pengurus Asosiasi UMKM Kabupaten Mimika, Elisabet Rahawarin saat ditemui TelukPapua.com, Senin (6/10) menjelaskan, sejak berdiri tahun 2022 lalu, Asosiasi UMKM Kabupaten Mimika sudah memiliki kurang lebih 200-an orang pelaku usaha UMKM di Mimika.
“Kami sedang promosi usaha para pelaku UMKM di Expo Festival UMKM yang digelar kali ini,” ujarnya.
Menurut Elis, sapaan akrab Elisabet Rahawarin ini, sebanyak 20 pelaku usaha UMKM yang dilibatkan dalam Stand Asosiasi UMKM di Expo Festival UMKM HUT ke-29 Kabupaten Mimika.
“Pelaku usaha UMKM ini selain dipromosikan di stand Asosiasi UMKM juga dipromosikan melalui dinas terkait yang ikut dalam expo festival UMKM ini,” katanya.
Lebih lanjut Elisabet mengaku, para pelaku usaha UMKM yang ikut dalam expo festival ini sebanyak 20 orang.
“Kami ada 200-an orang. Untuk stand asosiasi kami libatkan 20 orang karena kami hanya dapat satu tenda. Sedangkan yang lain menjadi binaan dinas terkait seperti di Dinas Perikanan dan lainnya. Ini baik sebagai media promosi usaha mereka,” ungkapnya.

Elisabeth menambahkan, pihaknya telah berkerja sama dengan pihak-pihak tertentu sebagai upaya untuk menfasilitasi para pelaku UMKM di Mimika.
“Kami juga bekerja sama dengan Bapak Kanwil Kemenkumham Papua, karena bapak punya program. Jadi, kami hadirkan para pelaku usaha, misalnya daftar merek dagang dan kemarin kami berhasil daftar 30 pelaku usaha perorangan baru,” ungkapnya.
Elisabet berharap dengan adanya expo festival tersebut, para pelaku UMKM di Mimika menjadi mediator untuk pengembangan usaha para pelaku UMKM.
“Kami harap dengan adanya festival ini, kedepanya pemerintah melalui dinas terkait dapat sediakan wadah untuk bisa mempromosikan usaha para pelaku UMKM. Karena mereka ini jualan kalau ada pesanan saja, sehingga kedepan para pelaku usaha ini bisa punya wadah sendiri,”ucapnya.
Pantauan TelukPapua.com, jika para pengunjung yang datang di Expo Festival UMKM, silahkan berkunjung ke stand Asosiasi UMKM. Di stand ini, para pengunjung akan melihat berbagai produk kerajinan tangan, aneka kuliner hingga produk unggulan lainnya seperti Noken khas suku Kamoro, Ukiran Kamoro, Noken khas suku Mee, Aksesoris khas Papua. Selain itu, aneka kuliner yang enak untuk dinikmati antara lain; abon ikan tuna, keripik singkong, keripik pisang, brownies, nasi bakar, pentolan bakar, sosis bakar, empek-empek, kopi, teh, dan juga es teler. Tak hanya itu, ada olahan dari ubi ungu yang berbentuk stik, tambelo di dibakau dikemas menjadi kerupuk, dan berbagai olahan kue menarik lainnya. (John)

