• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Bupati Mimika: Kecepatan Berita Jangan Sampai Mengabaikan Etika Jurnalistik

admin_telukpapua by admin_telukpapua
4 weeks ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, PAPUA
Bupati Mimika: Kecepatan Berita Jangan Sampai Mengabaikan Etika Jurnalistik

Mewakili Bupati Mimika, Asisten II Setda Mimika Santi Sondang, S.IP., M.Si. (tengah), didampingi Sekretaris Diskominfo Orpa Solossa, S.Sos., M.Si., dan Ketua Panitia Martha Paulina Kemong, S.E., saat berfoto bersama pada kegiatan workshop standarisasi jurnalis digital digital di Timika, Selasa (15/9/2026). (Foto: Istimewa)

0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.com – Di tengah derasnya arus informasi digital yang bergerak cepat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mengambil langkah taktis untuk memperkuat kualitas pemberitaan daerah. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Mimika menggelar Workshop Hubungan Media bertajuk “Standarisasi Profesi dan Verifikasi Kompetensi Jurnalis Digital”.

Acara yang mengusung tema “Pers Profesional, Informasi Berkualitas, untuk Mimika yang Lebih Maju” ini berlangsung di Hotel Horison Diana Mall, Selasa 15 September 2026. Guna memberikan pemahaman mendalam, panitia menghadirkan Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Abdul Manan, sebagai narasumber utama.

Kegiatan strategis ini diikuti oleh sekitar 100 peserta di Kabupaten Mimika. Hadir mewakili Bupati Mimika, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santi Sondang, S.IP., M.Si., didampingi Sekretaris Diskominfo Mimika, Orpa Solossa, S.Sos., M.Si.

Ketua Panitia, Martha Paulina Kemong, S.E., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Mimika dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik. Selain itu, agenda ini bertujuan mempererat kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media massa.

“Perkembangan teknologi digital membuat informasi menyebar dalam hitungan detik. Tantangan ini menuntut jurnalis memiliki kemampuan verifikasi dan validasi yang kuat agar setiap produk berita tetap bersandar pada kaidah jurnalistik dan kode etik profesi,” ungkap Martha.

Akurasi di Atas Kecepatan

Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Mimika, Asisten II Santi Sondang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Diskominfo, Dewan Pers, organisasi pers, dan seluruh jurnalis yang terlibat. Ia mengingatkan bahwa meski teknologi digital menawarkan kecepatan, hal itu tidak boleh mengorbankan kebenaran fakta.

“Kecepatan menyampaikan berita tidak boleh mengabaikan ketepatan informasi, keberimbangan, verifikasi fakta, dan etika jurnalistik. Jangan hanya bersumber dari satu pihak. Informasi harus dikonfirmasi ulang agar dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Santi menyuarakan pesan Bupati.

Ia menambahkan, standarisasi profesi dan uji kompetensi merupakan benteng utama jurnalis hari ini. Insan pers tidak hanya dituntut melek teknologi, tetapi wajib merawat integritas dan sikap profesional dalam bertugas. Di mata Pemkab, media memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat Mimika yang majemuk.

Media diharapkan tidak hanya menjadi corong kebijakan pemerintah, tetapi juga aktif mengangkat potensi lokal, memperkenalkan kekayaan budaya, serta menyuarakan aspirasi masyarakat melalui kritik yang konstruktif.

“Hubungan pemerintah dan media bukan sekadar seremonial atau satu arah. Kemitraan ini harus dibangun atas dasar profesionalisme, keterbukaan, komunikasi yang baik, dan saling menghormati,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh insan pers di Mimika untuk bijak menggunakan teknologi digital dan tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menghindari salah paham di masyarakat. Pers didorong untuk melahirkan produk berita yang edukatif, menjaga toleransi, serta merawat iklim daerah yang kondusif.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan informasi yang benar, komunikasi yang sehat, serta partisipasi masyarakat yang didukung oleh media yang profesional,” pungkasnya.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Dewan Pers terkait peta jalan standarisasi profesi dan tantangan verifikasi kompetensi di tengah sengitnya ekosistem media digital saat ini. (red)

Previous Post

YLBH Papua Tengah Kecam Teror Molotov di Kantor Komnas HAM Papua, Desak Presiden Bentuk TPF

Next Post

Apresiasi Tinggi untuk Polres Mimika, YLBH Papua Tengah Desak Pengusutan Tuntas Sindikat Pemerkosaan Anak di SP3

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Apresiasi Tinggi untuk Polres Mimika, YLBH Papua Tengah Desak Pengusutan Tuntas Sindikat Pemerkosaan Anak di SP3

Apresiasi Tinggi untuk Polres Mimika, YLBH Papua Tengah Desak Pengusutan Tuntas Sindikat Pemerkosaan Anak di SP3

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua