TIMIKA,TelukPapua.Com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Baru, Jumat 3 September 2025. Acara ini dihadiri OPD, distrik terkait, PT Freeport Indonesia, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan pembangunan di Mimika. Dinas PUPR Kabupaten Mimika bidik lima tujuan strategis Penyusunan RDTR Kota Baru di Mimika.
Asisten III Setda Mimika, Evert Lukas Hindom, mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyiapkan arah pembangunan Kota Baru Timika agar lebih teratur, berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan perkembangan wilayah perkotaan.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena pada hari ini kita dapat bersama-sama hadir dalam kegiatan penting penyusunan RDTR Kota Baru di Kabupaten Mimika. RDTR ini akan menjadi pedoman pembangunan kota yang berkelanjutan hingga 20 tahun mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Evert, kawasan perkotaan Timika telah berkembang pesat, baik dari sisi fisik maupun aktivitas ekonomi, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan perkotaan jika tidak diatur secara tepat. RDTR Kota Baru diharapkan mampu menjadi instrumen untuk mengatur pemanfaatan ruang, mengendalikan pertumbuhan kawasan, serta mencegah munculnya permukiman kumuh maupun masalah lingkungan.
“Dengan adanya RDTR, kita dapat memastikan pembangunan Mimika berjalan sesuai rencana tata ruang wilayah, sekaligus mendukung kawasan perkotaan sebagai pusat kegiatan nasional yang berfungsi untuk perdagangan, jasa, maupun kegiatan ekspor-impor,” lanjutnya.
Penyusunan RDTR Kota Baru ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya:
- Menjaga konsistensi perkembangan kawasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
- Mengoptimalkan keterkaitan antar kegiatan pembangunan agar lebih efisien.
- Menyusun konsistensi perwujudan ruang kawasan perkotaan dengan rencana yang terarah.
- Menyusun pedoman zonasi, tata bangunan, dan lingkungan.
- Menentukan arah strategis serta skala prioritas program pembangunan kota.
Di akhir sambutan, ia menegaskan partisipasi seluruh stakeholder sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan dokumen RDTR ini.
“Kami berharap melalui FGD ini, para peserta dapat memberikan masukan yang konstruktif, sehingga RDTR Kota Baru benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi pedoman pembangunan Mimika ke depan,” tambahnya.
Sementara itu Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Piter Edowai, S.T., M.T, menegaskan, program kota baru ini membahas secara sistematis mengenai strategi tempat, difungsikan, permukiman termasuk sesuai dengan visi dan misi pimpinan daerah dan berdasarkaan regulasi.
“Program ini berbicara tentang kota baru terstrukturual pola ruangnya, peruntukan, dan kawasan ini termasuk dalam visi misi pak bupati. Kita tidak merencanakan sesuatu tidak sembarangan tetapi sesuai dengan rencana tata ruang dan itu sudah diatur dalam RTRW dan juga RDTR. Kami baru menyusun pendahuluan untuk Rencana Detail Tata Ruang,”jelasnya kepada TelukPapua.Com, Jumat 3 Oktober 2025.
Lebih lanjut kata Piter, yang diutamakan adalah pendahuluan dalam tindakan selanjutnya aspirasi dari pihak-pihak terkait dari pemerintah Kabupaten Mimika sehinga program tersebut dapat terlaksana sesuai RDTR kota baru.
“Setelah kami mendapatkan masukan dari OPD sesuai dengan ruangnya seperti, dinas peternakan, pertanian, kawasan industri, pembangunan permukiman barulah terlaksana. Jadi kita bicara RDTR ini dalam kota baru,”katanya.
Lebih lanjut Piter menjelaskan, program RTRW ini mempunyai peran besar dalam perubahan. Nantinya pelaksanaannya akan didahulukan di distrik yang berada di kawasan perkotaan dan disusul distrik yang lain di Kabupaten Mimika.
“Terkait dengan RTRW itu masuk dalam 5 distrik dalam kota yakni distrik Iwaka, Mimika Baru, Kuala Kencana, Kwamki Narama, dan juga seluruh di distrik di Kabupaten Mimika. Jadi RTRW penting karena rencana program jangka panjang dan menengah di Kabupaten mimika,”jelasnya. (Brayen W)

