• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kadistrik Wania dan Pemilik Bank Sampah Induk Timika Dukung Program Kebersihan yang Dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati Mimika

admin_telukpapua by admin_telukpapua
7 months ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA

Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, S.STP, pemilik Bank Sampah Induk Timika, H. Ilham dan Ketua Umum APKM, Yosep Temorubun, S.H serta staf Distrik Wania foto di pusat Bank Sampah Induk Timika, Jumat 26 September 2025. Foto;Itto/TelukPapua.com

0
SHARES
245
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.Com – Komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Timika, Kabupaten Mimika yang bersih dan sehat terus digaungkan Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, S.STP dan pemilik Bank Sampah Induk Timika, H. Ilham sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program kebersihan yang dicanangkan Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos. M.M dan Wakil Bupati, Emanuel Kemong.

Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, S.STP, pemilik Bank Sampah Induk Timika, H. Ilham dan Ketua Umum APKM, Yosep Temorubun, S.H serta sejumlah staf Distrik Wania melakukan kegiatan Jumat Bersih atau Clean Friday dengan mengunjungi lokasi pusat bank sampah milik H.Ilham di Timika, pada Jumat 26 September 2025.

Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun mengatakan, kunci utama pengelolaan sampah adalah kesadaran masyarakat. Ia menyebut keberadaan bank sampah hanyalah sarana, sementara perilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak dari rumah.

“Distrik Wania tidak menunggu anggaran. Setiap Jumat kami turun lewat Clean Friday, bersih-bersih sekaligus sosialisasi. Yang penting itu aksi nyata, bukan sekadar ceremonial. Karena lingkungan bersih akan berdampak langsung pada turunnya malaria yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat di Timika,” ujarnya.

Lebih lanjut Merlyn menghimbau kepada warga agar  menumbuhkan kesadaran dari diri sendiri terkait kebersihan.

“Kita semua harus menempatkan persoalan sampah ini sebagai prioritas bersama. Mari kita berkontribusi, meskipun kecil, tapi  manfaatnya kembali untuk kita semua,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mengawal program kebersihan secara konsisten sehingga tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.

“Angaran jangan habis untuk acara ceremonial. Yang penting adalah aksi nyata di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Bank Sampah Induk Timika, H.Ilham mengatakan, Bank Sampah Induk Timika membutuhkan dukungan pemerintah untuk mempercepat produksi pengolahan sampah plastik. Karena yang menjadi kendala utama saat ini adalah keterbatasan fasilitas, terutama mesin shredder yakni mesin penghancur sampah yang lebih modern.

“Kami masih pakai mesin sederhana, mesin benso dengan mengunakan gergaji. Produksi jadi tidak maksimal, penampungan menumpuk. Karena itu, kami harap pemerintah bisa melihat langsung kondisi kami dan memfasilitasi mesin shredder agar produksi bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut Ilham menambahkan, meskipun dengan alat yang kurang memadai, namun pihaknya sering diundang sebagai narasumber di Nabire dan Merauke serta mendapat apresiasi dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Papua Tengah dan Papua Selatan karena menjadi percontohan untuk bank sampah Se-Papua.

“Ini bentuk apresiasi yang luar biasa dan kami ingin Mimika bisa menjadi panutan  bagi kabupaten lain di Papua. Untuk itu perlu dukungan dari semua kalangan untuk  bersama-sama medukung program Bupati dan Wakil Bupati. Dan bagaimana tata cara pengelolahan sampah di Kabupaten Mimika,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, OPD, distrik dan masyarakat.

“Kalau kita bergandengan tangan, masyarakat bisa melihat bahwa sampah itu bisa jadi uang, bisa membuka lapangan kerja, bahkan jadi tabungan lewat bank sampah unit. Itu harapan kita ke depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong atas dukungan dan perhatian terhadap pengelolahan sampah di Kabupaten Mimika.

“Bupati dan Wakil Bupati luar biasa, begitu agresif melaksanakan program pengelolaan sampah. Terima kasih atas dukungan beliau terkait pengelolaan sampah agar Timika lebih maju dan terhindar dari sampah yang berceceran di jalan. Beliau juga melibatkan kami dan OPD-OPD lain untuk bersinergi. Itu perspektif yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Diakhir wawancara dengan TelukPapua.com, Kadistrik Wania maupun pemilik Bank Sampah Induk Timika sepakat dalam menangani keberhasilan pengelolaan sampah bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal komitmen bersama.

“Ini demi kepentingan kita semua, untuk lingkungan bersih, masyarakat sehat dan Mimika yang bisa berbangga dengan predikat Adipura di masa depan,” ucap keduanya. (Brayen W)

 

Previous Post

Oknum Pejabat Diduga Jadi Aktor Utama Pembakaran Berkas di Bekas Kantor Bappeda Mimika

Next Post

YLBH Papua Tengah Dukung Kejari Mimika Usut Tuntas Dugaan Mafia Proyek di Disperkintan Mimika

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
YLBH Papua Tengah Dukung Kejari Mimika Usut Tuntas Dugaan Mafia Proyek di Disperkintan Mimika

YLBH Papua Tengah Dukung Kejari Mimika Usut Tuntas Dugaan Mafia Proyek di Disperkintan Mimika

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua