TIMIKA, TelukPapua.com — Ketua Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin mendesak jajaran Polres Mimika untuk segera mengusut tuntas dan mengungkap pelaku pengrusakan pagar tanah Keuskupan Timika yang terjadi pada hari Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut Arifin, Pemuda Muslim Mimika menilai tindakan pengusakan pagar tanah milik Keuskupan Timika yang dilakukan pelaku dinilai dapat mengganggu stabilitas keamanan di Mimika. Selain itu, aksi yang diduga melibatkan oknum apparat dan makelar tanah itu dapat mencederai nilai-nilai toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Kabupaten Mimika.
Dalam keterangannya, Arifin menegaskan bahwa segala bentuk tindakan vandalisme, provokasi, maupun upaya yang berpotensi memecah belah hubungan antar umat beragama harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
“Menjelang Hari Raya Idul Adha, seluruh masyarakat Kabupaten Mimika harus menjaga situasi tetap aman, damai, dan harmonis. Jangan biarkan tindakan oknum tertentu merusak persatuan dan kerukunan yang selama ini terjaga dengan baik di Tanah Amungsa,” ujarnya, Sabtu 23 Mei 2026.
Lanjut dia, Pemuda Muslim Mimika juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menjaga persaudaraan lintas iman dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik sosial.
Selain itu, kata Arifin organisasi kepemudaan tersebut meminta aparat keamanan agar bergerak cepat mengungkap pelaku demi memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Mimika.
“Mimika adalah rumah bersama. Perbedaan agama, suku, dan budaya bukan alasan untuk saling bermusuhan, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun daerah ini dalam semangat persaudaraan dan toleransi,” katanya.(G.Fakaubun)

