TIMIKA, TelukPapua.Com – Para terduga pelaku kasus pembunuhan berantai di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Timika berhasil ditangkap polisi. Tiga orang yang disinyalir sebagai otak utama dibalik kasus pembunuhan yang menghebohkan wilayah Mimika itu, telah diamankan jajaran kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.
Gerak cepat jajaran Kepolisian Resor Mimika yang dikomandani Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman dan Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria dalam mengusut kasus pembunuhan sadis tersebut mendapat apresiasi dari YLBH Papua Tengah.
Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H kepada TelukPapua.com, pada Jumat 9 Januari 2026 mengatakan, kasus pembunuhan tersebut berdampak terhadap stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.
“Kami YLBH Papua Tengah memberikan apresiasi kepada Kapolres Mimika dan Kasat Reskrim Polres Mimika beserta jajaranya karena telah menangkap dan mengusut kasus pembunuhan berantai tersebut,” ujar Yosep.
Lebih lanjut Yosep, berharap agar Polres Mimika juga mengusut kasus lainnya yang hingga kini belum terungkap.
“Sehingga kasus lain tersebut juga bisa diketahui siapa pelakunya,”katanya.
Diketahui, Polres Mimika meringkus tiga orang terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap Bonisius Baitian di Jalan Poros Logpon SP 9, Distrik Iwaka dan Jesy Kaimuddin (48) di Jalan Poros SP2–SP5, Lorong Amungsa Indah, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, pada Selasa 2 Desember 2025 lalu.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman kepada wartawan, Jumat 8 Januari 2026 di Pendopo Rumah Negara mengatakan pihaknya mengamankan enam orang, dimana tiga orang diduga kuat merupakan pelaku, sedangkan tiga orang lainnya sebagại saksi.
“Kita amankan enam orang, terduga pelaku tiga orang dan tiga lainnya merupakan saksi,”jelasnya.
Kata Kapolres, para pelaku tersebut ditangkap polisi di dua tempat berbeda di wilayah Kota Timika. “Kami amankan tiga hari lalu dua pelaku dan kemarin satu pelaku. Kami amankan barang bukti termasuk rekaman CCTV,”ujarnya.
Kapolres menegaskan pihaknya masih melakukan pemerikasaan terhadap para pelaku guna mengetahui motif dibalik kasus pembunuhan tersebut. “Kita masih dalami motifnya, perkembangannya nanti kami sampaikan,”ujarnya.
Sebelumnya pada Selasa 2 Desember 2025 lalu, Kota Timika digemparkan dengan terjadinya dua pembunuhan beruntun. Pembunuhan pertama menimpa korban bernama Bonisius Baitian (46), warga Jalan Poros SP 5, Kampung Limau Asri, Distrik Iwaka.
Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi kepala terpenggal di Jalan Poros SP 9, Distrik Iwaka, Selasa 2 Desember 2025 siang.
Tidak berselang lama, pada hari yang sama Selasa 2 Desember 2025 pukul 14.30 WIT, seorang pria yang belakangan diketahui bernama Jessy Kaimuddin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bacok di Jalan Poros SP2–SP5 Lorong Amungsa Indah, Kelurahan Pasar Sentral. (red)

