• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Ratusan Anak Sekolah di Mimika Barat Tengah Terlantar, Anggota DPRK Mimika Rampeani Rachman Turun Langsung ke Kapiraya

admin_telukpapua by admin_telukpapua
2 months ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, NASIONAL, PAPUA
Ratusan Anak Sekolah di Mimika Barat Tengah Terlantar, Anggota DPRK Mimika Rampeani Rachman Turun Langsung ke Kapiraya

Anggota DPR Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman,S.Pd saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Sabtu 14 Februari 2026. Foto: Guntur F/TelukPapua.Com

0
SHARES
151
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.Com – Konflik tapal batas wilayah Kabupaten Mimika,  Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Dogiyai-Provinsi Papua Tengah yang kembali memanas beberapa hari belakangan ini di Kapiraya, dapat menimbulkan dampak sosial yang cukup luas. Akibat konflik tersebut, ratusan siswa di Distrik Mimika Barat Tengah  terlantar lantaran tidak ada kegiatan belajar mengajar. Tak hanya itu, pelayanan kesehatan juga tidak dilakukan oleh petugas medis.

Anggota DPR Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman,S.Pd saat ditemui  wartawan TelukPapua.Com di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Sabtu 14 Februari 2026 menjelaskan, untuk mengetahui kondisi terkini yang dialami warga pasca konflik, dirinya memilih untuk turun langsung menemui warga di Kapiraya.

“Saya tidak hanya melihat atau membaca dari media, tapi saya turun lihat langsung kondisi warga disini. Kondisi warga sangat miris, karena mereka diliputi rasa ketakutan. Ratusan anak sekolah tidak mengikuti kegiatan belajar dan juga  tidak ada pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Anggota Komisi III DPRK Mimika dari Fraksi Eme Neme Yauware ini, tenaga guru maupun tenaga kesehatan telah meninggalkan Kapiraya, padahal pihak keamanan telah menyatakan menjamin keselamatan mereka.

“Dengan melihat keadaan seperti ini, saya minta pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk segera menyelesaikan tapal batas ini, sehingga warga tidak menjadi korban,” tegasnya.

  • Ormas di Timika Diminta Lakukan Aksi Sosial Bantu Masyarakat di Kapiraya

Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman,S.Pd secara pribadi menyerahkan bantuan berupa 1 (satu) ton beras dan sembako lainnya kepada masyarakat di Kapiraya, Sabtu 14 Februari 2026. Bantuan sembako yang diberikan ini guna menyokong ekonomi warga yang saat ini mengungsi ke kampung atau daerah yang aman di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah.

“Ormas di Timika jangan hanya melakukan aksi sosial untuk korban bencana atau konflik di kabupaten atau provinsi lain, tapi mari kita sama-sama membantu warga kita yang ada di Kapiraya,” ucapnya.(Guntur)

Tags: DPRK MimikaKomisi III DPRK Mimika
Previous Post

Penjambret Beraksi di Hari Valentine 2026, Emas 5 Gram dan Uang Tunai Rp15 Juta Milik Seorang Wanita Dibawa Kabur Pelaku

Next Post

Tiga Pemain Papua Football Academy Ikuti Elite Camp di Austria

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Tiga Pemain Papua Football Academy Ikuti Elite Camp di Austria

Tiga Pemain Papua Football Academy Ikuti Elite Camp di Austria

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua