TIMIKA, TelukPapua.com – Gereja Masyarakat Hari Ketujuh Daerah Misi Papua Tengah atau Sinode Advent Papua Tengah di Kabupaten Mimika, resmi membangun kantor pelayanan di Timika. Pembangunan kantor pelayanan tersebut ditandai peletakan batu pertama, pada Kamis 4 September 2025. Acara tersebut diawali dengan ibadah bersama yang dihadiri 17 perwakilan organisasi gereja yang ada di Kabupaten Mimika, perwakilan organisasi gereja Misa Advent Hari-7 kawasan wilayah Indonesia Timur serta pemerintah daerah Kabupaten Mimika.

Ketua Sinode Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Papua Tengah, Pdt. Toni Mayai saat ditemui TelukPapua.com menjelaskan, peletakan batu pertama memiliki makna iman yang mendalam bagi umat Kristiani.
“Sebagaimana Injil Matius pasal 8 ayat 16, Yesus Kristus adalah batu penjuru. Maka, dalam setiap pekerjaan terutama pembangunan, iman kita menuntun untuk memulainya bersama Tuhan. Batu dasar ini melambangkan kekuatan dari pada Tuhan,” jelasnya.
Lebih lanjut kata Pdt. Toni, peletakan batu pertama bukan sekadar simbol fisik, melainkan bentuk kepercayaan bahwa seluruh proses pembangunan harus diawali dengan berkat Tuhan.
“Kami berharap agar peletakan dan nantinya pembangunan kantor, berjalan sesuai dengan waktu Tuhan hingga selesai, sehingga pekerjaan pelayanan Injil dapat dimajukan dan nama Tuhan dimuliakan,” ujarnya.
Pdt. Toni menambahkan pembangunan tersebut dimulai pada saat peletakan batu pertama dan rencana akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sehinga dibutuhkan persiapan yang dipersiapakan agar kegiatan pekerjaan segera dilakukan.
“Sejak dimulai peletakan batu pertama ini, maka dalam beberapa waktu ke depan ini kita segera akan memulai pekerjaan. Rencananya kami sedang mempersiapkan, kami sedang mempersiapkan segala sesuatu siap kami akan memulaikan di tempat ini,”ungkapnya.
Lanjut Pdt. Toni, pembangunan Kantor Sinode Advent Papua Tengah ini diharapkan menjadi pusat koordinasi pelayanan, wadah persatuan jemaat, serta menjadi sarana mempererat kebersamaan umat Advent di wilayah Papua Tengah. (Brayen W)

