• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Workshop Pemanfaatan Buku KIA Edisi 2024 Digelar di Mimika, Dukung Percepatan Penurunan Stunting

admin_telukpapua by admin_telukpapua
1 month ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, NASIONAL, PAPUA

Foto bersama perwakilan TP PKK Kabupaten Mimika, DR. Enny Kenangalem, Senior Program Manager Proyek Pasti Papua, Julia Christine Sagala, perwakilan Dinkes Mimika, perwakilan PT Freeport Indonesia, serta kader Posyandu dari Ayuka, Tipuka, Nayaro, Koprapoka, dan Nawaripi, pada Rabu 18 Februari 2026. Foto:Brayen/TelukPapua.Com

0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.com – Proyek Pasti Papua yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia dan didukung oleh PT Freeport Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar  agenda dengan bertajuk Workshop Pemanfaatan Buku KIA Bagi Kader Posyandu di Kabupaten Mimika.

Kegiatan yang berfokus pada pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) edisi 2024 ini berlangsung selama tiga hari, Kamis 18–20 Februari 2026 di Ballroom Swiss-Belinn Mimika.

Workshop tersebut dihadiri perwakilan TP PKK Kabupaten Mimika, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, perwakilan PT Freeport Indonesia, serta kader Posyandu dari Ayuka, Tipuka, Nayaro, Koprapoka, dan Nawaripi.

Dalam sambutan yang dibawakan perwakilan TP PKK Kabupaten Mimika, DR. Enny Kenangalem menegaskan bahwa workshop ini menjadi momentum penting bagi kader untuk memahami secara praktis pengisian dan pemanfaatan buku KIA.

“Bicara soal workshop berarti kita belajar hal-hal praktis tentang pengertian buku KIA atau yang kita kenal dengan Kartu Menuju Sehat. Kita difasilitasi instruktur yang paham betul bagaimana mengisi buku KIA dengan baik dan benar. Saat ini kita berada dalam era pelayanan posyandu ILP,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Enny Kenangalem, buku KIA sangat penting karena menjadi alat untuk memantau tumbuh kembang anak serta memahami konsep kesehatan di masyarakat. Para kader diharapkan benar-benar memperhatikan materi yang diberikan dan mampu mengimplementasikannya di kampung masing-masing.

“Saya harap ibu-ibu dari Ayuka, Tipuka, Nayaro, Koprapoka, dan Nawaripi betul-betul paham cara mengisi buku KIA ini. Dari buku tersebut kita bisa melihat tumbuh kembang anak-anak kita,” tambahnya.

Sementara saat ditemui wartawan TelukPapua.Com, Senior Program Manager Proyek Pasti Papua, Julia Christine Sagala menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk akselerasi percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi di tiga kabupaten dampingan, yakni Mimika, Nabire, dan Asmat.

Menurutnya, buku KIA memiliki banyak fungsi, bukan hanya sebagai Kartu Menuju Sehat (KMS), tetapi juga sebagai media penyuluhan, alat monitoring pengukuran dan penimbangan ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, balita, hingga aspek perlindungan anak.

“Selama ini yang sering dimanfaatkan di lapangan hanya KMS-nya saja. Padahal informasi lain dalam buku KIA sangat lengkap dan bisa digunakan kader saat pelayanan posyandu maupun kunjungan rumah,” jelas Julia.

Kata Julia ,pihaknya bersama PT Freeport Indonesia akan mendampingi 11 kampung dan kelurahan, termasuk wilayah pesisir seperti Fanamo, Omawita, Otakwa, Atuka, Kekwa, dan Kokonau. Program ini telah berjalan sejak 2024 dan direncanakan berlangsung hingga 2027.

Ke depan, pelatihan serupa akan dilaksanakan secara bertahap bagi kampung-kampung yang belum mendapatkan kesempatan. Dalam waktu dekat juga akan digelar pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu bagi kampung pesisir pada semester pertama tahun ini.

Sementara itu Perwakilan dari PT Freeport, Rosina Erakipia dari tim Promosi Kesehatan CHD, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan sebelumnya, dengan dukungan pendampingan dari berbagai pihak.

“Dengan adanya workshop ini, diharapkan pemanfaatan Buku KIA edisi 2024 dapat lebih optimal, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan posyandu dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mimika.(Brayen)

Tags: Pemerintah Kabupaten MimikaPT. Freeport Indonesia
Previous Post

DMI Mimika Terbitkan Maklumat Ramadhan 1447 H, Prioritaskan Keamanan Jamaah dan Kesucian Rumah Ibadah

Next Post

Pelaku Penganiaya AJ Diduga Putra dari Pemilik LPK di Kuala Kencana, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Pelaku Penganiaya AJ Diduga Putra dari Pemilik LPK di Kuala Kencana, Keluarga Korban  Minta Pelaku Dihukum Mati

Pelaku Penganiaya AJ Diduga Putra dari Pemilik LPK di Kuala Kencana, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua