TIMIKA, TelukPapua.com – Penutupan mendadak sejumlah toko emas di Timika diduga ada modus tertentu dibalik aksi yang dilakukan pemilik toko tersebut. Aksi penutupan mendadak ini dapat mengakibatkan kesulitan bagi pendulang untuk menjual emas mereka.
“YLBH Papua Tengah memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah. Kami YLBH Papua Tengah juga minta Kapolda Papua Tengah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan mengungkap apa yang menjadi penyebab terjadinya penutupan toko emas. Kami menganalisa bahwa ada sesuatu yang sedang ditutupi pemilik toko emas,” tegas Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H kepada jurnalis TelukPapua.Com, Minggu 1 Maret 2026.
Menurut Yosep, selama ini pemilik toko emas sengaja menutupi toko sehingga berimplikasi terhadap proses jual beli emas para pendulang.
“Kami berharap bahwa toko emas berani terbuka dan menyampaikan ke publik, karena disinyalir ada praktek kotor yang sengaja didiamkan dan berimplikasi terhadap stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika,” jelasnya.
Kata Yosep, YLBH Papua Tengah yakin Kapolda Papua Tengah bisa mengungkap permainan kotor yang selama ini ditutupi pemilik toko yang dapat merugikan pendulang tradisional.
“Jangan karena ulah pihak lain berdampak pada stabilitas keamanan dan menciptakan gesekan di publik. Saya perlu tegaskan bahwa pemilik toko emas berani jujur menyampaikan ke publik jangan bermain kucing-kucingan. Ulah mereka tidak terbuka berdampak pada stabitas keamanan. Ingat bahwa salah satu pendapatan terbesar yang dapat meningkatkan pertumbuhan usaha kecil dan menengah bersumber dari para pendulang,” jelasnya.(red)

