• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

APKM Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan, Diikuti 100 Perempuan Kei di Mimika

admin_telukpapua by admin_telukpapua
6 months ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, NASIONAL
APKM Gelar  Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan, Diikuti 100 Perempuan Kei di Mimika

Kanit PPA Satreskrim Polres Mimika, Aiptu Wiwit Widiyastuti, Direktur YLBH Papua Tengah,Yosep Temorubun,S.H, foto bersama pengurus APKM dan peserta kegiatan sosialisasi, Kamis 30 Oktober 2025. Foto:Ito/TelukPapua.Com.

0
SHARES
110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.com – Aliansi Pemuda Kei Mimika (APKM) melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) mengadakan kegiatan sosialisasi dengan tema ‘Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan’ di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Kamis 30 Oktober 2025.

Kegiatan yang diikuti 100 perempuan Kei di Kabupaten Mimika tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Kanit PPA Satreskrim Polres Mimika, Aiptu Wiwit Widiyastuti dan Direktur  Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H.

Pantauan langsung TelukPapua.com, kegiatan sosialisasi diawali dengan acara pembukaan, kemudian penyampaian materi oleh kedua narasumber, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Terlihat para peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga ini cukup antusias mengajukan pertanyaan seputar kekerasan fisik maupun psikis yang pernah dialaminya.

Ketua Umum APKM yang menjadi narasumber dari  YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H saat ditemui wartawan TelukPapua.com, Kamis (30/10) menjelaskan, kegiatan tersebut  merupakan langkah nyata dalam memberdayakan perempuan Kei agar berani berbicara dan melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialaminya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan langkah-langkah preventif kepada perempuan. Kami ingin agar perempuan yang selama ini mengalami kekerasan tidak lagi takut atau malu untuk melapor. Karena dari hasil riset kami, sekitar 50 hingga 93 persen perempuan pernah mengalami kekerasan, tetapi banyak yang memilih diam,” katanya.

Kanit PPA Satreskrim Polres Mimika, Aiptu Wiwit Widiyastuti didampingi Direktur YLBH Papua Tengah,Yosep Temorubun,S.H saat diwawancarai wartawan, Kamis 30 Oktober 2025. Foto:Ito/TelukPapua.Com.

Lebih lanjut kata  Yosep, pentingnya komunikasi dalam keluarga sebagai bentuk pencegahan awal.

“Permasalahan rumah tangga bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Tidak semua harus berujung di meja hijau. Kuncinya adalah saling menghormati, menyayangi keluarga, dan menjaga hubungan suami istri agar tetap harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum APKM, Hieronimus Leisubun, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan sadar hukum dan penghargaan terhadap perempuan Kei, yang juga sejalan dengan upaya  bidang hukum dan  advokasi terkait penyuluhan  hukum yang telah dilakukan APKM sebelumnya.

“Kegiatan ini sangat positif dan berkaitan langsung dengan hukum, khususnya dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan. Kami melihat bahwa di Timika, kekerasan terhadap perempuan masih sering terjadi. Ada yang diproses hukum, ada juga yang tidak karena kendala administrasi perkawinan atau faktor sosial,” ungkapnya.

Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, angka kekerasan dapat ditekan dan masyarakat semakin paham pentingnya menghormati perempuan.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bagi para suami atau laki-laki Kei untuk menghormati perempuan, baik istrinya sendiri maupun perempuan lain sebagaimana menghormati saudaranya. Kalau untuk menghapus kekerasan sepenuhnya memang butuh waktu, tapi minimal kita bisa mencegah dan menekan  jumlah kasus kekerasan,” tambahnya.

Sedangkan Kanit PPA Satreskrim Polres Mimika, Aiptu Wiwit Widiyastuti yang saat dijumpai wartawan mengatakan sosialisasi yang diadakan APKM sangat membantu aparat dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.

“Saya merasa senang dengan kegiatan ini, karena masyarakat, terutama ibu-ibu, jadi tahu langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mereka tidak hanya diam di rumah dan menangis, tapi tahu harus ke mana melapor,” katanya.

Lebih lanjut kata Wiwit, angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Mimika tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar kasus yang ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Mimika merupakan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, sementara untuk kasus KDRT sebagian besar masih bisa diselesaikan melalui mediasi.

“Kami berupaya memediasi terlebih dahulu kasus KDRT, namun jika tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, baru kami proses hukum,” katanya.

Ia menambahkan melalui kolaborasi antara APKM, Polres Mimika, dan lembaga bantuan hukum, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah edukasi hukum yang mendorong masyarakat khususnya perempuan Kei untuk berani berbicara, melapor, dan aktif mencegah tindak kekerasan sejak dini.

“Perempuan harus dihargai dan dijunjung tinggi. Mari kita cegah kekerasan mulai dari rumah sendiri,”pungkasnya.(Brayen Wara)

Previous Post

Spanduk Bertuliskan Pemkab Deiyai di Jalan Trans Timika, Lemasko Desak Pemerintah dan DPR Bentuk Tim Investigasi Tapal Batas

Next Post

PMI Mimika Aktifkan Kembali Unit KSR di Setiap Kampus di Mimika

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
PMI Mimika Aktifkan Kembali Unit KSR di Setiap Kampus di Mimika

PMI Mimika Aktifkan Kembali Unit KSR di Setiap Kampus di Mimika

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua