TIMIKA, TelukPapua.com – Delapan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika kompak menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026.
Dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III yang digelar pada Rabu (26/11/2025), seluruh fraksi menekankan pentingnya APBD yang berpihak pada kepentingan masyarakat, menjamin pelayanan publik berkelanjutan, serta mendorong pembangunan merata dan berkeadilan di seluruh pelosok Mimika.
Mariaus Tandiseno dari Fraksi Golkar mengingatkan pemerintah daerah untuk serius menindaklanjuti berbagai peraturan daerah dan program yang telah disepakati sebelumnya.
“Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius, baik dari sisi penganggaran maupun pelaksanaannya, terhadap program-program yang telah kita sepakati bersama,” ujarnya.
Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia, dukungan bagi pengusaha OAP.
Sedangkan Benyamin Sarira dari Fraksi PKB menyoroti fluktuasi target pendapatan daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kenaikan PAD harus disertai dasar perhitungan yang realistis dan berbasis data tren pendapatan beberapa tahun terakhir. Kami minta pemerintah daerah menjelaskan sektor-sektor penyumbang PAD serta strategi peningkatan pendapatan tanpa membebani masyarakat,” tegasnya.
PKB juga menyoroti tingginya ketergantungan terhadap pendapatan transfer pemerintah pusat dan provinsi.
Sementara Simson Gujangge dari Fraksi PDI Perjuangan menyoroti rendahnya realisasi APBD 2025 dan meminta seluruh OPD teknis untuk memaksimalkan realisasi program serta menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) secara matang.
“Kami menegaskan agar pembahasan dan penetapan APBD dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan Permendagri,” ujarnya.
PDI Perjuangan juga menekankan penyelesaian konflik tapal batas di Kapiraya, pemerataan pembangunan wilayah perbatasan, serta fokus pembangunan infrastruktur bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Seluruh fraksi berharap agar APBD 2026 benar-benar menjadi instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Mimika. (John)

