TIMIKA, TelukPapua.com – Sekolah SMP 1 Mimika Timur di Kota Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, merupakan salah satu sekolah SMP Negeri di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Gedung sekolah yang mengantongi Akreditasi A dengan No.SK.1207/BAN-SM/2021 berdasarkan Data Akreditasi Satuan Pendidikan Nasional itu, kini terlihat jauh berbeda dari sebelumnya. Gedung SMP N 1 Mimika Timur terlihat bersinar dengan tampilan warna cat baru, lingkungan sekolah juga bersih, sehingga membuat rasa nyaman bagi para guru dan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Lalu siapa yang menjadi inisiator utama dalam perubahan SMPN 1 Mimika Timur?
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mimika Timur, D. Pamewa, S.Pd,M.Pd saat ditemui jurnalis TelukPapua.com, Jumat 3 Oktober 2025, menjelaskan, dirinya dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah pada 25 Maret 2024. Selanjutnya Serah Terima Jabatan pada 2 April 2024, ia langsung melakukan sejumlah program nyata. Perubahan pun terasa di lingkungan sekolah, mulai dari bangunan sekolah, penerapan disiplin bagi siswa dan guru, kebersihan lingkungan sekolah, hingga peningkatan prestasi siswa.
“Dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah, saya lakukan sejumlah program yang sudah terealisasi dan sudah membawa perubahan,” kata Pamewa.
Menurut Pamewa, perubahan pertama adalah mendisiplinkan guru dan murid. Lalu kemudian membuat program cinta kebersihan di sekolah.
“Di dalam lingkungan sekolah tidak ada sampah dan juga gedung sekolah sudah dicat warna putih biru,” katanya


Kata dia, bukan hanya wajah bangunan sekolah yang bersinar, tetapi sejak menjabat sebagai kepala sekolah, banyak perjuangan dilakukan untuk mencerdaskan generasi emas bagi siswa-siswi SMPN 1 Mimika Timur dalam berbagai kegiatan akademik maupun olahraga.
“Kalau prestasi siswa-siswi di bidang akademik yakni mereka ikut dalam lomba OSN, dan lomba sains, kemudian mereka juga berprestasi di bidang olahraga. Puji Tuhan, prestasi mereka tidak jauh beda dengan siswa sekolah yang ada di Mimika,” ujarnya.
Kata Pamewa, selain menjabat kepala sekolah, sebagai guru penjas, ia juga secara kontinyu menerapkan program olahraga dengan melihat potensi atau bakat yang dimiliki para siswa.
“Saya dengan background sebagai guru olahraga yang pada porsinya saya ditempatkan sebagai kepala satuan pendidikan, sehingga saya melakukan program peningkatakan prestasi lewat bidang akademik maupun keterampilan di bidangnya masing-masing. Jadi siswa kami juga meraih prestasi di bidang olahraga, mulai dari lomba lari, futsal dan sepak bola,”jelasnya.
Lebih lanjut menurut orang nomor satu di SMPN 1 Miktim ini, belum lama ini, siswa-siswinya mengikuti lomba atletik tingkat SMP se-Mimika.
“Kemarin lomba atletik, anak didik saya ikut semua kategori, baik perorangan maupun kategori team Porseni Tingkat SMP yang dilaksanakan dinas pendidikan dan Diaspora Mimika,”jelasnya.
Lebih lanjut kata dia, jika dirinya masih dipercaya, sebagai Kepala Sekolah bersama keluarga besar SMP 1 Miktim, maka masih banyak program yang ingin diwujudkan. Ia mengaku, apa yang dilakukan selama ini akan diusahakan untuk lebih maksimal lagi.
“Umpama nanti saya masih diberi kesempatan masih lama di SMP Negeri 1 ini, maka masih banyak yang harus diperjuangkan. Sumbangsih saya sebagai kepala sekolah ini untuk memajukan SMP Negeri 1, supaya baik dan bisa memiliki daya saing dengan sekolah lain. Juga pengembangan kurikulum supaya para siswa juga bisa seperti di kota, contohnya mereka bisa melihat secara langsung metode pembelajaran lewat internet,” tuturnya.
Meski begitu, kata dia, para pelajar di sekolah yang dipimpinnya ini semakin hari prestasinya semakin meningkat. Untuk itu dibutuhkan perhatian dari pemerintah daerah terkait pengadaan sarana dan prasarana penunjang termasuk penambahan komputer, karena setiap tahun jumlah siswa terus bertambah.
“Para siswa SMP Negeri 1 ini mayoritas OAP sebesar 80% Papua yakni Kamoro Amungme. Saya sangat berharap pemerintah daerah untuk terlibat langsung dan bisa memberikan fasilitas kebutuhan mendasar. Yang pertama itu aula sekolah dan penambahan komputer,”ucapnya.
Ia menambahkan, tahun ini pihaknya membangun satu lapangan multifungsi sederhana yang dapat digunakan untuk olahraga, upacara, hingga kegiatan perpisahan. Sekolah juga menggerakkan program sadar sampah dengan mengurangi penggunaan plastik, menyediakan tempat minum isi ulang, serta mendukung program makan bergizi gratis dari pusat dan makanan tambahan dari pemerintah daerah. (Brayen W)

