TIMIKA, TelukPapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob meresmikan empat unit rumah di Desa Wisata Paieve Merah Putih Nawaripi, Jumat (3/10). Bantuan 4 unit rumah huni siap bagi warga ini merupakan bantuan dari dana desa Pemerintah Kampung (Pemkam) Nawarapi, Distrik Wania Kabupaten Mimika.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua BUMDES, Rafael Taorekeyau, Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, Kepala Distrik Kuala Kencana, para Kepala Kelurahan, Ketua RT, perwakilan TNI dan Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.
Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada kepala kampung dan semua jajaran yang telah memberikan pelayanan pembangunan rumah layak huni bagi warga kampung menggunakan dana desa.
“Terima kasih banyak kepala kampung dan semua jajaran. Bahwa kali ini pembangunan rumah masyarakat sudah dengan dana desa, walaupun kondisi dari papan, tetapi kamu harus jaga rumah ini dengan baik. Dengan dana desa yang ada tetapi sudah bisa membuat 4 unit rumah untuk masyarakat tinggal, ini memberikan manfaat besar untuk pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
John berpesan kepada warga kampung untuk tidak menjual tanah mereka, tetapi dengan mengelolanya dan menjaganya dengan baik.
“Tidak boleh kita jual tanah, tanah ini tidak boleh dijual kita hidup jangan dari jual tanah, tetapi kita hidup dari mengolah tanah – tanah ini. Kita betul – betul harus hidup dari tanah ini dan kita harus memiliki tanah dan kita kelola dengan baik, kita harus jaga tanah ini,” pesan Bupati Mimika.
Lanjut Bupati John, terkait aspirasi warga yang disampaikan kepadanya, bupati mengaku akan menindaklanjuti.
“Kalau permintaan-permintaan ini saya kira kita bisa tindak lanjuti. Tahun depan saya janji, kita bangun bangun 10 rumah secara bertahap, soal penerangan dan air bersih kita akan coba sama – sama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut aspirasi disampaikan Rafael Taorekeyau, selaku Ketua BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), juga selaku Ketua Aliansi Pemuda Kamoro. Rafael minta adanya penambahan pembangunan 50 unit rumah warga.
“Kami minta Bapak Bupati untuk bisa menambahkan beberapa unit rumah. Kami minta 50 unit untuk tambah, supaya masyarakat bisa jaga dusun mereka, ini tanah adat, dusun mereka. Harapan kami masyarakat bisa jaga dengan baik, dan tidak boleh jual tanah adat dengan sembarang,” ungkapnya.
Hal yang sama, disampaikan dalam pembacaan aspirasi oleh Sekretaris Kampung, Simon Mautumako, yakni;
- Penerangan solar sel untuk masing- masing unit rumah siap huni.
- Penampungan air bersih sebanyak 4 unit, guna untuk pemenuhan kebutuhan air bersih untuk penghuni rumah
- Pembuatan drainaise 10.000 meter di lokasi perumahan
- Kendaraan roda empat sebanyak 1 unit untuk keperluan transportasi bersama masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan penghijauan serta penyerahan secara simbolis, rumah siap huni bagi warga dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan bantuan 4 unit rumah.(John)

