TIMIKA, TelukPapua.com– Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Papua Tengah resmi mencapai puncaknya dan berlangsung dengan lancar serta penuh khidmat pada Minggu 26 April 2026.
Ketua PWNU Papua Tengah, Imam Mawardi Ma’sum, SH, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari bulan Ramadan hingga acara puncak. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, khususnya insan media, yang telah memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media yang terus mendukung sejak awal hingga puncak acara hari ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung agenda besar Nahdlatul Ulama ke depan, yakni Muktamar yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus 2026 mendatang. Muktamar ini merupakan momentum lima tahunan untuk memilih Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Imam Mawardi mengajak seluruh jamaah Nahdliyin di Papua Tengah untuk tetap solid dan menantikan informasi resmi terkait pelaksanaan Muktamar. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
“Kita harus terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan semua pihak untuk membangun daerah yang kita cintai, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Selain kegiatan seremonial, peringatan Harlah ini juga diisi dengan aksi sosial berupa layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan dari tim medis, termasuk dokter gigi dan tenaga kesehatan lainnya, yang memberikan pemeriksaan serta pengobatan secara cuma-cuma.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari semangat silaturahmi dan kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa hubungan yang terjalin dengan baik antar sesama akan mempermudah berbagai urusan dan memperkuat persatuan.
“Kami percaya, ketika silaturahmi terus dijaga, maka segala urusan akan dimudahkan. Yang utama adalah menjaga persaudaraan dan menghindari perpecahan,” tambahnya.
PWNU Papua Tengah berharap ke depan kolaborasi lintas sektor ini dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan berkelanjutan demi kemajuan bersama dan keutuhan bangsa.(G.Fakaubun)

