TIMIKA,TelukPapua.Com – Kepala Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal yang terjadi di wilayahnya. Aktivitas penambangan tanpa izin tersebut dinilai mulai berdampak terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat setempat.
Dalam keterangannya kepada wartawan TelukPapua.Com, Kepala Kampung Wakia, Frederick menyoroti kekhawatiran mengenai kerusakan alam yang berpotensi semakin meluas, apabila aktivitas tambang ilegal terus berlangsung tanpa pengawasan dan penindakan dari pihak berwenang.
Lebih lanjut kata dia,pihaknya telah menghimbau pemberhentian terhadap aktivitas penambang ilegal tersebut, pasalnya dampak kerusakan lingkungan yang dirasakan terhadap warga masyarakat adat akan berkesinambungan kepada generasi adat berikutnya.
Menurutnya, masyarakat adat di Kampung Wakia sangat bergantung pada sungai dan hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, keberadaan tambang ilegal dianggap dapat mengancam sumber kehidupan masyarakat apabila tidak segera ditangani.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan aparat terkait terhadap aktivitas tambang ilegal ini.Karena kemungkian besar jika Kurangnya perhatian dari pihak-pihak terkait sehingga kegiatan tambang ilegal ini terus-terus merusak alam masyarakat adat,maka dampaknya menyebabkan kerusakan lingkungan serta merugikan masyarakat adat di Kampung Wakia dan generasi Wakia yang mendatang,” ujarnya, Minggu 10 Mei 2026.
Lebih lanjut kata dia, selain persoalan lingkungan, aktivitas tambang ilegal juga dikhawatirkan dapat memicu gangguan keamanan dan konflik sosial di tengah masyarakat,sehingga Warga meminta adanya langkah tegas berupa penertiban terhadap aktivitas penambangan tanpa izin yang dilakukan di wilayah tersebut.
“Pemerintah kampung bersama tokoh masyarakat berharap penanganan dilakukan secara bijaksana dengan mengutamakan perlindungan hak-hak masyarakat adat serta menjaga kelestarian lingkungan agar tetap terjaga alamnya untuk dapat dinikmati pula anak cucu masyarakat kampung wakia di generasi selanjutnya,”tegasnya
Hingga kini, masyarakat Kampung Wakia masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terkait aktivitas tambang ilegal yang menjadi keresahan warga tersebut.(Brayen)

