TIMIKA, TelukPapua.com – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah mendesak Polres Mimika untuk segera meningkatkan patroli gabungan dan merutinkan kembali razia senjata tajam (sajam).
Langkah tegas ini dinilai mendesak guna menekan angka kriminalitas yang belakangan ini menunjukkan tren peningkatan di Kabupaten Mimika.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H., di Timika, Papua Tengah, pada Minggu (2/8/2026). Ia menegaskan bahwa situasi keamanan di Mimika saat ini membutuhkan tindakan nyata yang lebih terukur agar masyarakat dapat beraktivitas sehari-hari tanpa diselimuti rasa cemas.
Yosep menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh segala upaya Polres Mimika dalam memberantas berbagai bentuk tindak kejahatan. Sebagai solusi konkret, ia mengusulkan agar kepolisian menggandeng unsur terkait untuk menggelar patroli berskala besar, termasuk melakukan sweeping atau razia terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat.
Langkah ini penting untuk mengantisipasi peredaran senjata tajam yang kerap memicu aksi kriminal di jalanan.
“Kami meminta Kapolres Mimika bersama jajaran melakukan patroli gabungan dan sweeping terhadap kendaraan yang membawa senjata tajam. Jika ditemukan pelanggaran, maka dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yosep tegas.
Ia mengingatkan, beberapa tahun lalu razia sajam secara rutin terbukti sangat efektif menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Mimika. Namun, Yosep menyayangkan intensitas kegiatan pencegahan tersebut belakangan ini justru mengendur, padahal kasus kriminalitas di lapangan kedapatan terus meningkat.
Oleh karena itu, kehadiran kepemimpinan Kapolres Mimika yang baru diharapkan menjadi momentum besar untuk memperkuat kembali fungsi pencegahan (preventif) melalui patroli intensif dan penegakan hukum yang konsisten.
“Kalau terbukti senjata tajam digunakan untuk melakukan kejahatan, maka pelakunya harus diproses sesuai hukum. Ini merupakan bentuk dukungan kami kepada Polres Mimika agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.
YLBH Papua Tengah berharap, lewat konsistensi aparat dalam berpatroli dan menegakkan hukum, stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika dapat kembali pulih, sekaligus mengembalikan rasa aman yang menjadi hak setiap warga negara. (red)

