• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home MIMIKA

Pemilik Loangboat Desak Pemilik 9 Ton BBM Segera ke Mimika Barat Tengah

admin_telukpapua by admin_telukpapua
8 months ago
in MIMIKA, NASIONAL
Loangboat Bermuatan 270 Jerigen Solar Dipasang Sasi Adat oleh Warga

Tangkapan layar loangboat bermuatan 9 ton BBM sedang dipasang sasi oleh warga Distrik Mimika Barat Tengah, Rabu 20 Agustus 2025. Foto.Ist/TelukPapua.com

0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Timika, Teluk Papua.com – Hingga hari ini, Selasa 26 Agustus 2025, masyarakat dan pihak Distrik Mimika Barat Tengah masih menahan dan memasang sasi adat terhadap longboat bermuatan 9 ton BBM jenis solar yang diisi dalam 270 jerigen di Pelabuhan Distrik Mimika Barat Tengah, sejak Rabu 20 Agutus 2025 lalu.

Juang selaku pemilik loangboat kepada TelukPapua.com, Senin (25/8) mengaku kecewa kepada pemilik 9 ton BBM.

“Pemilik BBM itu, segera ke sana untuk tanggung jawab karena perahu loangboat dan keluarga saya masih ditahan” tegas Juang.

Ketika ditanya lebih lanjut, Juang meminta wartawan untuk menghubungi pemilik BBM yang merupakan oknum pengusaha toko emas di Timika.

“Pak silahkan tanya ke pemilik solar itu, supaya segera bertanggung jawab saya punya perahu yang ditahan” paparnya

Sementara itu pemilik BBM 9 ton yang merupakan pengusaha jual beli emas di Timika, IL yang dihubungi berkali-kali via telepon selulernya tidak ada respon.

Bahkan, informasi terkini menyebutkan, sejumlah wartawan sudah mendatangi kediaman IL.

Namun, istri IL berkilah sang suaminya sedang tidak bisa diganggu.

Sebelumnya, Fransisco, salah satu pegawai Distrik Mimika Barat Tengah kepada TelukPapua.com melalui sambungan telepon, Rabu 20 Agustus 2025, menjelaskan pihaknya telah melakukan pemasangan sasi adat sambil menunggu pemilik BBM menunjukan legalitas barang tersebut.

“Kalau ada legalitas silahkan ambil barangnya. Jika tidak ada legalitas, perahu dan muatan ini kami akan tahan sampai pengusaha ini harus kirim kapal LCT ke kampung Wumuka untuk muat exavator dan barang barang dari distrik kembali ke Timika,”ujarnya.

Fransisco menjelaskan, pihaknya telah ditelepon oleh seseorang yang disinyalir sebagai pemilik BBM tersebut.

“Ada orang telepon ke kami   untuk lepaskan BBM jenis solar trsebut,” katanya.

Padahal kata Fransisco, satu minggu lalu sudah ada pertemuan antara kepala distrik, Kapolsek dan perwakilan dari Babinsa di kampung Wumuka, terkait dengan tambang illegal yang 1 minggu lalu sempat viral di media.

“Jadi pada saat itu juga setelah selesai pertemuan kepala kampung bersama ketua Bamuskam kampung Wumuka telah memberikan pernyataan di media bahwa masyarakat Wumuka dan pemerintah kampung Wumuka menolak adanya penambangan emas di wilayah ini,” katanya.

Menurut Fransisco, kesepakatan tersebut dilakukan agar tidak lagi terjadi persoalan seperti bulan Agustus 2024 lalu di Wakia yaitu pembakaran kampung Wakia.

“Imbasnya sampai sekarang masyarakat kampung wakia masih menderita, terlantar, kampungnya belum ada apa-apa, masih hidup di pinggiran-pinggiran kali kampung Wumuka,” jelasnya.

Previous Post

Terlibat Kasus Kematian Prada Lucky, YLBH Papua Tengah Sebut 22 Oknum TNI Harus Dihukum Berat

Next Post

14 Calon Praja IPDN 2025 Asal Mimika Lulus SKD

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
14 Calon Praja IPDN 2025 Asal Mimika Lulus SKD

14 Calon Praja IPDN 2025 Asal Mimika Lulus SKD

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua