TIMIKA,TelukPapua.Com– Kepemimpinan Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong tepat 1 tahun pada Rabu, 25 Maret 2026.
Acara syukuran 1 tahun kepemimpinan JOEL tersebut dirangkai dengan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Mimika di Gedung Eme Neme Yauware Timika, Rabu 25 Maret 2026.
Perayaan tersebut berlangsung meriah dan penuh kebersamaan serta dihadiri Forkopimda Mimika, Ketua Pengadilan Negeri Kota Timika, DPRK Mimika, Pimpinan OPD di Lingkup Pemkab Mimika, Pimpinan TNI-Polri, TPPK Mimika, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat, tokoh pemuda, pimpinan paguyuban, pimpinan Ormas, para pendukung JOEL, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika Johanes Rettob, S.Sos., M.M menyampaikan laporan capaian pembangunan sejak awal masa jabatan pada Maret 2024 hingga Desember 2025, bahkan hingga kondisi terkini tahun 2026.
“Saya dan Wakil Bupati hari ini ingin menyampaikan apa yang kami mulai dari Maret 2024 sampai akhir Desember 2025 bahkan sampai saat ini tahun 2026,”ujar Bupati Mimika Johanes Rettob.
Lebih lanjut Bupati Johanes Rettob menyebut, dari indikator pembangunan daerah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mimika pada akhir tahun 2024 berada di angka 76,85 dan meningkat menjadi 77,5 pada bulan Desember 2025.
“Artinya ada peningkatan walaupun tidak banyak,” jelasnya.
Selain itu kata Bupati JR, presentase penduduk miskin di Kabupaten Mimika mengalami penurunan dari 14,18 persen pada tahun 2024 menjadi 13,8 persen pada tahun 2025.
“Hal ini menunjukkan adanya upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka kemiskinan,” jelasnya.
Lanjut Bupati JR, di sektor ekonomi, perputaran uang di Kabupaten Mimika mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp126,87 triliun dan meningkat menjadi Rp160,52 triliun pada tahun 2025.
“Berarti luar biasa uang yang beredar di Kabupaten Mimika,” ungkap Bupati.

Sementara di bidang pendidikan Bupati JR menyebut, selama masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Mimika, pemerintah telah menambah fasilitas pendidikan yakni satu sekolah PAUD yang dikelola oleh PKK Kabupaten Mimika. Selain itu, juga ditambah dua sekolah lainnya yaitu satu SMP melalui program sekolah rakyat hasil kerja sama, serta satu SMA yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Mimika juga membangun sekolah unggulan bernama Sekolah Transformasi Nusantara, yang mengusung konsep sekolah gratis, unggulan, berbasis kurikulum Internasional dan sistem merdeka belajar.
“Bapak ibu punya anak bisa masuk di sekolah itu, tetapi tesnya cukup sulit,” jelasnya.
Di sektor kesehatan, jumlah peserta PBI atau JKN tercatat sebanyak 168.454 jiwa. Namun, akibat kebijakan Nasional, termasuk Kabupaten Mimika sekitar 52.000 peserta BPJS tidak lagi terakomodir. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah dengan mengalihkan pembiayaan ke APBD Mimika.
“Maka pada bulan Maret 2026, yang sudah dibiayai APBN dikurangi, kita kembalikan 52 ribu itu untuk kita kelola dari dana APBD Kabupaten Mimika,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan satu tahun kepemimpinan JOEL, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan menuju Mimika yang maju dan inklusif. (Brayen)

