TIMIKA, TelukPapua.com — Ratusan guru PAUD dan TK yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Mimika tampil cantik, anggun dan menawan mengenakan kebaya berwarna putih yang dipadukan dengan batik Papua saat menghadiri peringatan Hari Kartini ke-147, yang dipusatkan di TK Mitra Kencana, SP 4 Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa, 21 April 2026.
Ketua IGTKI Kabupaten Mimika, Antoneta Manuhutu, S.Pd menjelaskan, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kartini ke-147, pihaknya telah menggelar lomba merangkai bunga yang diikuti para kepala sekolah, dan lomba olahan pangan lokal diikuti 9 Kombel.
“Dalam menyambut Hari Kartini ke-147, para guru PAUD dan TK se-Mimika mengikuti beberapa jenis lomba. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas para guru PAUD dan TK melalui program yang inovatif dan edukatif,” jelas Manuhutu saat ditemui wartawan TelukPapua.com, di SP 4 pada Selasa, 21 April 2026.

Lebih lanjut selaku Ketua IGTKI Kabupaten Mimika, Manuhutu menyampaikan apresiasi kepada para guru yang dinilainya mampu menuangkan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian bernilai edukatif dan ekonomis.
“Kami apresiasi kepada para guru atas partisipasi dalam lomba maupun menghadiri perayaan puncak Hari Kartini ke-147 di Mimika,” ujarnya.
Bagi Manuhutu, kreativitas luar biasa yang ditunjukkan para PAUD-TK di Mimika cukup signifikan. Mereka tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi lokal melalui pengelolaan makanan khas daerah.
“Sekali lagi, kami sangat mengapresiasi dedikasi tersebut,” ujar Manuhutu saat ditemui wartawan TelukPapua.com, di SP 4 pada Sabtu, 18 April 2026.
Sementara itu, Sekretaris IGTKI Mimika, Fermina Welerubun, S.Pd., menjelaskan, ratusan guru PAUD-TK mengenakan kebaya sebagai bentuk perhargaan dan menghormati perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam emansipasi dan pendidikan perempuan Indonesia.
“Peringatan Hari Kartini menjadi momen mengingatkan kita bahwa pendidikan adalah kunci utama bagi perempuan untuk maju dan berkontribusi optimal bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Sebagai perempuan, kata Welerubun, berbagai kegiatan yang dilaksanakan IGTKI Mimika merupakan bagian dari program kerja organisasi yang tidak hanya berfokus pada momentum hari-hari besar Nasional, tetapi juga pada penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan.
“Kami IGTKI Mimika memiliki sejumlah program yang akan terus ditindaklanjuti. Kegiatan yang dilaksanakan dalam memeriahkan Hari Kartini ke-147 ini adalah salah satu bukti bahwa IGTKI aktif membangun kolaborasi dengan para kepala sekolah melalui kelompok kerja. Hal ini untuk menciptakan sinergisitas yang kuat dalam peningkatan mutu Pendidikan di Mimika,” jelasnya.
Welerubun menambahkan, semua peserta lomba olahan makanan lokal yang terdiri dari 9 Kombel mendapat hadiah sesuai urutan juaranya.
“Jadi sebagai bentuk apresiasi, pemenang lomba merangkai bunga dan sembilan Kombel yang mengikuti lomba olahan makanan lokal, semuanya diberikan hadiah,” jelasnya.
Untuk lomba olahan makanan berbasis kearifan lokal, Juara Favorit diraih Gugus Tifa (olahan buah), Juara 1 Gugus Matoa (olahan keladi), Juara 2 Gugus Tambelo (olahan sagu), Juara 3 Gugus Honai (olahan Kelor), Juara 4 Gugus Cendrawasih (olahan Jagung), Juara Harapan 1 diraih Gusus Anggrek (olahan udang), Juara Harapan 2 Kasuari (olahan Labu), Juara Harapan 3 Gugus Sakura (olahan Petatas) dan Gugus Mangrove (olahan Ikan Kakap) sebagai Juara Harapan 4.(G.Fakaubun)

