TIMIKA, TelukPapua.com – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka bersama rombongan tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, menggunakan pesawat Boeing 737-800 milik TNI AU pada Senin 20 April 2026 sore.
Setibanya di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Wapres bersama rombongan langsung menuju sebuah toko buku yang terletak di Kawasan Budi Utomo Timika.
Didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, dan Bupati Mimika Johannes Rettob, Wapres tiba di Toko Meriah sekitar pukul 18.00 WIT. Di salah satu pusat penjualan peralatan sekolah tersebut, sudah ditunggu puluhan anak serta ratusan warga lainnya.
Bupati Mimika Johannes Rettob langsung mendampingi Wapres saat mengajak puluhan anak Yatim berbelanja peralatan sekolah di toko tersebut.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Gibran mengajak sekitar 60 anak yatim dari empat panti asuhan di Timika untuk berbelanja alat tulis dan kebutuhan sekolah. Masing-masing anak diberikan kupon senilai Rp500 ribu yang dapat langsung digunakan untuk belanja.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu sontak menyedot perhatian warga. Masyarakat yang mengetahui kedatangan Wapres terlihat memadati lokasi sejak sore hari.
Saat rombongan tiba, ribuan warga telah memenuhi area toko hingga meluber ke badan jalan. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat pengamanan ketat dari Paspampres tidak sepenuhnya mampu membendung warga yang ingin bersalaman maupun mengabadikan momen bersama Wapres.
Sebanyak 60 anak yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut berasal dari empat panti asuhan yakni Panti Asuhan Santa Susana (30 anak), Panti Asuhan Al-Amin Hidayatullah (10 anak), Panti Asuhan Laskar Pelangi (10 anak), serta Rumah Yatim dan Duafa Baiturasul (10 anak).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kepedulian sosial sekaligus memastikan dukungan nyata terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak, khususnya di wilayah Papua Tengah.
Kunjungan tersebut diisi dengan sejumlah agenda strategis yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari interaksi sosial hingga peninjauan sektor pendidikan dan fasilitas pemerintahan daerah.(G.Fakaubun)

