TIMIKA – TelukPapua.com – Wakil Ketua (Waket) Lembaga Masyarakat Suku Kamoro (Lemasko), Marianus Maknaipeku, mendesak aparat kepolisian Resor Mimika dan Kejaksaan Negeri Mimika agar segera mengusut tuntas sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Mimika.
Kepada TelukPapua.com, Rabu, (30/9), Marianus mempertanyakan pengusutan sejumlah kasus dugaan korupsi yang hingga kini menurutnya dibungkam atau diintervensi pihak tertentu.
“Jadi kepada dua institusi yaitu kepolisian dan kejaksaan agar segera mengungkap kasus- kasus korupsi yang bungkam selama ini, seperti pembangunan gedung baru kantor Bappeda Mimika, kaus pembakaran Eks Kantor Bappeda Mimika, dan pembangunan jembatan di Hoya. Ini kan jadi diam semua. Masalah banyak, kira – kita buntutnya dimana ini,” ungkapnya
Marianus menduga pembungkaman proses sejumlah kasus ini, karena adanya intervensi pihak lain sehingga kasus – kasus ini belum diusut.
“Minta maaf, jadi kalau bungkam begini, bisa jadi berbulan – bulan bahkan bisa sampai bertahun-tahun, kasus seperti ini tidak diproses. Ini ada apa, alasannya apa. Saya harap, kepolisian dan kejaksaan tegakkan keadilan, tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun,” paparnya.
Lanjut Marianus, pihaknya turut mengawasi proses dugaan kasus korupsi yang tengah diusut saat ini.
“Kami masyarakat peduli, kami sebagai lembaga adat ikut mengontrol, lakukan pengawasan kasus-kasus yang ditangani dua lembaga ini,” ungkapnya.
Marianus berharap, penegakan hukum, dugaan kasus korupsi ini segera untuk diungkapkan.
“Jadi kami masyarakat khususnya lembaga adat meminta kepada dua institusi lembaga hukum kepolisian dan kejaksaan segera menegakkan hukum, segera mengungkap kasus – kasus korupsi yang ada. Kami menunggu, saya harap kasus – kasus korupsi ini segera diungkapkan,” tutupnya. (John)

