TIMIKA, TelukPapua.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Timika, Kabupaten Mimika akan segera kembali normal. Warga dihimbau untuk tidak panik, karena pihak Jobber terhitung sejak Selasa 7 Oktober 2025 sudah drop sebanyak 130 KL (kiloliter) BBM ke semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kota Timika.
Sales Branch Manager (SBM) Papua Tengah II, Junaedi Kala saat dikonfirmasi TelukPapua.com, Selasa (7/10) menjelaskan, penyebab kelangkaan BBM lantaran adanya keterlambatan kapal pengangkut BBM akibat cuaca yang tidak mendukung.
“Hal ini karena adanya keterlambatan kapal akibat cuaca yang tidak mendukung,” ungkapnya.
Kata Junaedi, hingga kini pihaknya terus menggencar proses peningkatkan penyaluran BBM secara maksimal ke semua SPBU.
“Sekarang kita mulai gencarkan tingkatkan penyaluran dari Jobber ke semua SPBU yang ada di Timika hingga 2 kali lipat penyaluran normal. SPBU mulai optimal kita supply untuk kemarin hingga kita di angka 130 KL supply nya dan hari ini kami akan maksimalkan juga,” jelasnya.
Junaedi menghimbau kepada masyarakat Mimika agar tidak panik karena kuota kembali tersedia dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.
“Sekarang stok sudah mulai stabil, kita himbau tidak usah panik karena stok selalu tersedia di SPBU. Jadi kami himbau ke masyarakat tidak usah panik karena pembelian normal sebatas konsumsi pribadi saja,” ungkapnya. (John)

