• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

YLBH Papua Tengah Gelar Aksi 1.000 Lilin, Sampaikan 13 Tuntutan untuk Keadilan Andrie Yunus

admin_telukpapua by admin_telukpapua
1 month ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, NASIONAL, PAPUA
YLBH Papua Tengah Gelar Aksi 1.000 Lilin, Sampaikan 13 Tuntutan untuk Keadilan Andrie Yunus

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H bersama para pemuda menyalakan lilin di Bundaran Timika Indah, Selasa 17 Maret 2026. Foto: Brayen/ TelukPapua.Com

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA,TelukPapua.Com – YLBH Papua Tengah menggelar aksi 1.000 Lilin untuk Aktivis KontraS Andrie Yunus di Bundaran Timika Indah, Kabupaten Mimika-Provinsi Papua Tengah, Selasa 17 Maret 2026. Aksi solidaritas menuntut keadilan serta menunjukkan simpati terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus tersebut dipimpin langsung Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H., para pemuda dari sejumlah organisasi pemuda dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Mimika.

Peserta aksi menyalakan lilin di Bundaran Timika Indah sebagai simbol solidaritas sekaligus bentuk keprihatinan atas penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Dimas di Jalan Salemba I, Jakarta pada Kamis 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.37 WIB.

Foto bersama YLBH Papua Tengah bersama masyrakat dan organisasi kepemudaan usai menyalakan 1.000 lilin di Bundaran Timika Indah, Selasa 17 Maret 2026. Foto: Brayen/TelukPapua.Com.

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah,  Yosep Temorubun, S.H., menegaskan bahwa tindakan para pelaku terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mencederai prinsip demokrasi di Indonesia.

“Negara menjamin kebebasan berpendapat dan berekspresi. Tindakan kekerasan terhadap Andrie Yunus adalah bentuk intimidasi yang tidak dapat dibenarkan,” tegas Yosep.

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H bersama para pemuda menyalakan lilin di Bundaran Timika Indah, Selasa 17 Maret 2026. Foto: Brayen/ TelukPapua.Com

Terkait kasus pidana penyiraman air keras terhadap  Andrie Yunus, YLBH Papua Tengah menyampaikan 13 poin pernyataan sikap diantaranya:

  1. Mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang dinilai brutal dan tidak manusiawi.
  2. Menegaskan bahwa Andrie Yunus adalah aktivis HAM yang aktif mengkritisi isu militerisme dan penegakan hukum di Indonesia.
  3. Menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pembungkaman kebebasan berekspresi dan mencederai demokrasi.
  4. Menyatakan bahwa serangan terhadap Andrie Yunus merupakan serangan terhadap seluruh masyarakat sipil dan kebebasan pers.
  5. Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk bertanggung jawab serta memastikan perlindungan terhadap warga negara dari tindakan intimidasi.
  6. Menilai bahwa kondisi demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia mengalami kemunduran.
  7. Meminta Presiden membentuk tim pencari fakta guna mengungkap aktor intelektual di balik kasus tersebut.
  8. Menolak segala bentuk praktik otoritarianisme yang berpotensi mengancam demokrasi.
  9. Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara cepat, transparan, dan akuntabel.
  10. Mengingatkan penegak hukum agar kasus ini tidak diabaikan, serta menolak segala bentuk pembungkaman kritik publik.
  11. Mengajak seluruh aktivis dan masyarakat sipil untuk bersolidaritas memperjuangkan keadilan.
  12. Menuntut penyelesaian kasus secara menyeluruh hingga mengungkap pelaku dan aktor intelektual.
  13. Menegaskan bahwa teror tidak akan membungkam perjuangan, dan menyerukan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Aksi pembakaran 1.000 lilin ini berlangsung damai dan tertib dengan harapan agar keadilan dapat ditegakkan dan kekerasan terhadap aktivis tidak kembali terjadi di Indonesia.(Brayen)

Previous Post

Tim Patroli Operasi Ketupat Salawaku 2026 Kota Tual Lakukan Patroli Kamseltibcar

Next Post

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Padma Indonesia Desak Presiden Prabowo Segera Bentuk UU Perlindungan Pembela HAM

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Padma Indonesia Desak Presiden Prabowo Segera Bentuk UU Perlindungan Pembela HAM

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Padma Indonesia Desak Presiden Prabowo Segera Bentuk UU Perlindungan Pembela HAM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua