• Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us
Teluk Papua
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Teluk Papua
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Istana Harus Bertanggung Jawab Atas Insiden Penembakan Warga Sipil di Tembagapura

admin_telukpapua by admin_telukpapua
5 days ago
in BERITA UTAMA, MIMIKA, NASIONAL, PAPUA
YLBH Papua Tengah Minta Presiden Arahkan Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus ke Peradilan Umum

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun, SH. Foto: Ist/TelukPapua.com

0
SHARES
107
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TIMIKA, TelukPapua.com – YLBH Papua Tengah mengecam keras penembakan terhadap warga sipil di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah yang terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026. Dalam insiden tersebut, lima orang dilaporkan tewas, dan satu orang balita  mengalami luk-luka. Pihak istana harus bertanggung jawab atas insiden penembakan terhadap warga sipil di wilayah Tembagapura itu.

Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H pada Sabtu, 9 Mei 2026 menegaskan, insiden penembakan yang tidak manusiawi dan brutal tersebut menunjukkan bahwa negara gagal dalam melindungi warga sipil di tanah Papua.

“Konflik bersenjata di tanah Papua semakin hari, semakin tidak terbendung dengan gaya operasi militer secara senyap yang melibatkan alat negara,” tegasnya.

Kata Yosep, aksi pembiaran pihak istana terkait penyelesaian konflik di tanah Papua menunjukkan bahwa secara terang-terangan bisnis elit Jakarta semakin tumbuh subur. Sebaliknya yang menjadi korban adalah warga sipil.

“Jika hari ini rakyat Papua ingin memisahkan diri dari Republik ini, karena negara dinilai telah gagal melindungi rakyat sipil dari kejahatan dan negara tidak mampu menyelesaikan konflik bersenjata di tanah Papua,” katanya.

Lebih lanjut Yosep menegaskan, selama negara ini tidak ada etikad baik untuk menyelesaikan konflik bersenjata di tanah Papua maka jangan berharap bahwa Papua akan damai, dan yang menjadi korban adalah warga sipil, TNI-Polri dan TPM/OPM.(*)

Tags: Kabupaten MimikaTembagapura
Previous Post

Pansus I DPRK Mimika Turun Langsung ke Kapiraya, Warga Desak Pemerintah Berikan Kepastian Hukum dan Jaminan Keamanan

Next Post

Ketua Pansus I DPRK Mimika: Masyarakat Kamoro Cinta Damai dan Tidak Suka Konflik

admin_telukpapua

admin_telukpapua

Next Post
Ketua Pansus I DPRK Mimika: Masyarakat Kamoro Cinta Damai dan Tidak Suka Konflik

Ketua Pansus I DPRK Mimika: Masyarakat Kamoro Cinta Damai dan Tidak Suka Konflik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Teluk Papua

© 2025 Teluk Papua

Redaksi

  • Advertise
  • Redaksi
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • TelukPapua.com
  • BERITA UTAMA
  • PAPUA
  • MIMIKA
  • NASIONAL
  • TELUK PAPUA FOTO
  • ADVERTORIAL

© 2025 Teluk Papua