TIMIKA, TelukPapua.com – Kerukunan Keluarga Sather (KKS) Kabupaten Mimika mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mimika, Antonius Welerubun dalam memperbaiki tata kelola sistem keuangan Dinas Pendidikan Mimika.
Demikian dikatakan salah satu Tokoh Masyarakat KKS Kabupaten Mimika, Bilklovin Erubun kepada wartawan TelukPapua.com, Jumat 11 April 2026.
Lebih lanjut Erubun menjelaskan, integritas pendidikan tidak hanya diajarkan kepada para siswa, tetapi bagi semua elemen pendidikan juga harus memiliki integritas itu sendiri.
“Pendidikan antikorupsi bukan semata soal membentuk karakter murid, tapi juga memastikan sistemnya bersih dan tidak memberi ruang pada praktik curang,” tegas Erubun.
Menurut Erubun, dugaan mengenai pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan kisaran 10 – 15 persen di sejumlah sekolah saat Sidak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika mencerminkan masih rapuhnya nilai integritas dalam sistem pendidikan Nasional, khususnya di Mimika.
“Apalagi modus penyelewengan pun beragam—mulai dari pemotongan atau pemangkasan dana BOS di sejumlah sekolah. Jika itu benar, maka perbuatan tersebut merupakan pelanggaran konstitusional karena berpotensi melanggar hak warga negara atas pendidikan dan kewajiban negara untuk memprioritaskan anggaran Pendidikan,” paparnya.
Erubun menegaskan, KKS Mimika mendukung penuh langkah yang diambil Kadisdik Mimika tersebut, meskipun Kadisdik baru saja dilantik beberapa waktu lalu. Erubun menilai, Kadisdik Mimika memiliki keberanian yang terukur dan jiwa leadership dalam memperbaiki sistem pendidikan di Kabupaten Mimika.
Untuk diketahui, dugaan pemotongan dana BOS tersebut diperoleh ketika Kadisdik Mimika, Antonius Welerubun melakukan Inspeksi Mendadak ke sejumlah sekolah dalam beberapa hari terakhir.(red)

